Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tersangka: Uang Rampasan Ludes di Arena Tajen
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polisi terus memeriksa keterangan tersangka AA Gede Rai Yoga (44). Guna melengkapi pemeriksaan, penyidik juga memeriksa keterangan istri tersangka.
Istri tersangka yang namanya dirahasiakan polisi itu, telah diperiksa, sejak tersangka ditangkap Minggu (31/8) lalu. Dari pengakuan istri tersangka ke penyidik Poltabes, dia mengaku tidak merasakan firasat buruk atas perbuatan keji suaminya.
Dalam keterangannya, Minggu (31/8) sekitar pukul 01.30 dinihari, tersangka pulang ke rumahnya di Jalan Surya Buana IC/7 Dalung Badung. “Di kamar mandi, tersangka mencuci bajunya yang dipakai saat membunuh korban,†jelas Kasatreskrim Poltabes Denpasar, Kompol Rendra Redita Dewayana SiK.
Apa benar, tersangka biasa mencuci baju ?
“Inilah yang masih diselidiki. Timbul kecurigaan baju itulah yang dipakai tersangka saat membunuh korban. Kata istrinya, dia tidak pernah mencuci baju,†bebernya.
Begitu pula soal tersangka yang mengaku uang rampasan senilai Rp 12 juta, sebagian diludeskan di arena tajen.
“Itu juga masih kita selidiki. Apa benar dia main tajen. Ataukah uang itu disimpan untuk keperluan lain,†ucap mantan Kapolsek Kuta ini.
Menyinggung masalah jasad korban, Kompol Rendra mengakui keluarga korban meminta aparat kepolisian secepatnya menuntaskan proses pemeriksaan. Dan tentunya, setelah proses pemeriksaan selesai, kedua jasad bisa secepatnya dikremasi. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan