Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tiga Rumah di Jembrana Terbakar, Emas Batangan dan Uang Tunai Hangus
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Peristiwa kebakaran rumah menggegerkan warga di Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, pada Selasa (16/07/2024).
Tiga rumah terbakar dalam kejadian tersebut, dengan salah satu rumah ludes terbakar. Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik.
Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Awalnya, kebakaran terlihat pada atap rumah milik Suparman (59). Karena lingkungan padat penduduk, api cepat merembet ke rumah sebelah milik Fadli (46) dan kemudian ke rumah Siska Fatmawati. Tiga pemilik rumah tersebut masih ada hubungan saudara.
"Awalnya dengan suara teriakan cucunya (korban) dari dalam rumah (Suparman). Karena di dalam rumahnya ada bibi (istri Suparman) juga yang habis operasi," tutur anak salah satu korban (Fadli), Wahyudi (23) di lokasi.
Menurut informasi yang diperoleh, dalam kejadian tersebut hanya rumah Suparman yang terbakar habis. Rumah lainnya hanya sebagian terbakar, tetapi kerugian tetap ditaksir mencapai ratusan juta rupiah karena sejumlah barang berharga seperti emas batangan dan uang tunai juga ludes terbakar.
"Awalnya satu rumah (yang terbakar), tapi kemudian merembet karena lokasinya berdekatan," jelas Kabid Damkar dan Penyelamatan, Satpol PP Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja.
Penanganan kebakaran dilakukan sekitar 1,5 jam dengan bantuan warga setempat. "Penanganan sekitar 1,5 jam dilakukan. Beruntungnya tidak ada korban jiwa, namun kerugian material hingga ratusan juta. Karena mulai dari bangunan, barang berharga dan ada uang tunai juga," ungkapnya.
"Masih saudara dan rumahnya berdekatan," kata Wahyudi mengenai hubungan antar pemilik rumah.
Teriakan cucu Suparman memicu aksi cepat untuk menyelamatkan keponakan dan bibinya. "Titik apinya itu di kamar tengah korban. Setelah saya evakuasi bibi yang habis operasi, api semakin membesar dan merembet," tambahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan