Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Trump Tunjuk Penolak Krisis Iklim Chris Wright Jadi Menteri Energi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden terpilih AS, Donald Trump, memasukkan nama Chris Wright sebagai Menteri Energi di kabinet pemeritahannya mendatang. Wright merupakan sosok eksekutif di bidang energi yang menolak krisis iklim.
Diberitakan AFP, pejabat sejumlah perusahaan teknologi dan bahan bakar tersebut akan ditugaskan Trump untuk "memotong birokrasi" dan diharapkan mendorong investasi pada bahan bakar fosil.
"Sebagai Menteri Energi, Chris akan menjadi pemimpin utama, mendorong inovasi, memotong birokrasi, dan mengantar masuk 'zaman keemasan kemakmuran Amerika dan perdamaian global' yang baru," kata Trump dalam pernyataannya.
Dalam unggahan di media sosial, Wright yang merupakan lulusan Massachusetts Institute of Technology itu merasa terhormat akan penunjukan tersebut. Ia juga berjanji akan fokus "membuat energi Amerika lebih terjangkau, andal, dan aman".
"Energi adalah sumber kehidupan yang membuat segala sesuatu dalam hidup menjadi mungkin. Energi itu penting. Saya tidak sabar untuk mulai bekerja.," katanya.
I am honored and grateful for the opportunity from @realDonaldTrump to serve our country as U.S. Secretary of Energy. My dedication to bettering human lives remains steadfast, with a focus on making American energy more affordable, reliable, and secure. Energy is the lifeblood… pic.twitter.com/IfjMQw9xKi— Chris Wright (@ChrisAWright_) November 16, 2024
Chris Wright merupakan pendiri Liberty Energy, perusahaan yang melayani banyak perusahaan energi yang meningkatkan produksi bahan bakar fosil AS secara besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir.
Perusahaan tersebut mengekstraksi minyak dan gas dari tanah lunak hasil endapan lumpur melalui suatu proses yang dikenal sebagai "fracking".
Chris Wright tercatat pernah membantah soal keberadaan "krisis iklim". Bagi dia, istilah polusi karbon dioksida "keterlaluan" karena semua kehidupan bergantung pada karbon dioksida yang juga dikenal sebagai gas rumah kaca.
"Tidak ada krisis iklim dan kita juga tidak berada di tengah-tengah transisi energi," kata Wright.
"Tidak ada yang namanya energi bersih atau energi kotor, semua sumber energi memiliki dampak pada dunia baik positif maupun negatif," lanjutnya.
Selama kampanye, Trump berjanji meningkatkan industri bahan bakar fosil dalam negeri guna menurunkan harga energi yang memicu inflasi. Ia juga berjanji mencabut peraturan lingkungan dan komitmen AS memerangi perubahan iklim Paris 2015.
AFP menyebut penunjukan Chris Wright bakal disambut baik oleh industri bahan bakar fosil AS. Ia akan merancang kebijakan bersama Gubernur North Dakota, Doug Burgum, yang ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri.
Burgum juga diumumkan Trump sebagai Kepala Dewan. Energi Nasional. Trump menyebut AS "diberkati dengan sejumlah besar 'emas cair' dan mineral serta sumber daya berharga lainnya, tepat di bawah kaki kita"
Trump menyebut AS akan melakukan pengeboran energi fosil dan memperluas ke berbagai produk energi "untuk menumbuhkan ekonomi kita, dan menciptakan lapangan kerja dengan gaji yang baik". (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5894 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4623 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2591 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2233 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2208 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan