Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Usai Buang Orok, Mahasiswi Berstatus Tersangka
Tembau
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Diduga malu punya anak lahir diluar nikah, seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Denpasar, berinisial NM (21), tega membuang bayinya saat lahir. Ini dilakukan NM karena janin tersebut diduga hasil hubungan gelapnya dengan saudaranya sendiri.
NM, wanita asal Buleleng ini nekat membuang orok laki-laki hasil buah kasihnya dengan dibungkus tas kresek warna poleng (hitam putih ).
Bayi malang itu, Kamis (11/09) sekitar pukul 16.00 Wita, dicampakkan di lahan kosong disamping kosannya tinggal di Jalan Sanggalangit, Tembau, Denpasar.
Kejahatan NM diketahui petugas, berdasarkan keterangan Ni Rimbeng (60), pemilik kost. Saksilah yang pertama kali menemukan orok tersebut.
Setelah kejadian dilaporkan ke Polsek Dentim, polisi melakukan pelacakan. Akhirnya diketahui bahwa salah satu anak kost di tempat itu, yakni tersangka sendiri, sedang hamil.
“Perutnya membuncit, tapi tiba-tiba saja kempes,â€terang saksi ke polisi. Petugas pun langsung menginterogasi tersangka NM dan mengakui membuang orok.
Perihal motif pembuangan orok, Kapolsek Dentim AKP Gede Ariantha mengatakan, dari informasi awal ulah nekat pelaku karena malu mempunyai anak di saat kondisinya masih berstatus mahasiswi.
†Pelaku masih dirawat di rumah sakit. Mungkin dia malu punya anak karena masih berstatus mahasiswi, †ujar Kapolsek. Kapolsek menegaskan, tersangka dijerat Undang - undang perlindungan anak nomor 23/2003. ancaman 15 tahun penjara. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan