Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Viral Nekat Pulang Kerja Saat Malam Nyepi, Seorang Pemuda Diamankan Pecalang di Tabanan
beritabali/ist/Viral Nekat Pulang Kerja Saat Malam Nyepi, Seorang Pemuda Diamankan Pecalang di Tabanan.
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah video viral memperlihatkan seorang pemuda diamankan di Pos Polisi Patung Adipura, Pesiapan, Tabanan pada malam Hari Raya Nyepi.
Setelah ditelusuri pemuda tersebut merupakan pemuda asal Desa Gadungan yang nekat pulang saat malam Hari Raya Nyepi sehingga dihentikan oleh pecalang Desa Adat Kota Tabanan.
“Kejadiannya sekitar Pukul 03.00 WITA pada malam Nyepi atau Selasa, (12/3) dini hari,” ujar Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan.
Dijelaskan, pemuda yang mengendarai motor itu sebelumnya sempat dicegat di simpang pos Gerokgak, Tabanan oleh pecalang. Tapi, yang bersangkutan kabur hingga pecalang saling berkoordinasi untuk melakukan pencegatan.
“Hingga pecalang di Pos Adipura bersiap untuk mencegat,’ ujarnya.
Karena tahu akan dihentikan, pemuda ini sempat bersembunyi di belakang toko Vista Grosir hingga dicari dan ditangkap oleh pecalang. “Sempat ditanya, katanya pulang kerja dari Legian, Badung,” ujar AKP Adrian.
Setelah itu, pecalang mengajak pemuda ini ke Pos Polisi Patung Adipura, Pesiapan hingga menunggu berakhirnya Hari Raya Nyepi pada Selasa, (12/3) Pukul 06.00 WITA.
“Setelah waktu Nyepi berakhir, pemuda itu dibiarkan pulang oleh pecalang,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan