Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Suami Istri dan Bayinya Tewas
Beritabali.com, Jimbaran
Rabu, 23 September 2009,
19:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pasangan suami istri (pasutri) dan seorang bayi berusia 4 tahun, tewas setelah ditabrak pick-up dengan kecepatan tinggi, persis di depan toko Karya Makmur di Jalan Bay Pass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta.
Keluarga malang yang tinggal di Jalan Imam Bonjol Gang Air Mancur nomor 77 Denpasar itu adalah I Wayan Sudarsana (26) selaku suami, Ni Ketut Sukartini (27) selaku istri dan anaknya Ayu Seviana (4).
Dari kejadian tragis ini, anak korban yang bungsu, Agus Restu (1,5 tahun) selamat, meski mengalami cedera di bagian tubuhnya.
Akibat kejadian itu, pengemudi mobil Pick Up Futura DK 9140 BI, yakni I Kadek Budiasa (42), kini resmi berstatus tersangka.
Insiden tabrakan beruntun terjadi sekitar pukul 10.30 Wita di Jalan Bay Pass Ngurah Rai Jimbaran Kuta, persis di depan toko Karya Makmur Jimbaran.
Menurut informasi yang dihimpun di Sat Lantas Poltabes Denpasar, tabrakan ini bermula saat mobil Pick-up melaju dari arah selatan ke utara. Turut serta di dalam mobil, seorang kernet pembantu yakni I Wayan Sriana (22) asal Karangasem.
Belum diketahui, penyebab tabrakan itu. Tapi ada kemungkinan supir pickup ngantuk berat. Sehingga, saat berada di lokasi, mendadak mobil pick-up keluar dari jalur dan masuk ke pulau jalan.
“Pick-up kemudian menerobos jalan raya,†ujar Kanitlaka Sat Lantas Poltabes Denpasar AKP I Gede Ketut Arthadana, Rabu (23/09) .
Tak disangka, dari arah utara ke selatan, pasutri yang berbonceng empat itu melaju kencang mengendarai Yamaha Mio DK 5012 BX.
Tabrakan tak dapat dihindari, moncong pickup menabrak keras sepeda motor.
Bocah Ayu Seviana yang dibonceng ibunya, tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara, adiknya Agus Restu dan kedua orangtuanya sekarat bermandikan darah.
Usia menabrak pasutri, mobil pick-up melaju kencang menabrak pengendara sepeda motor Vario DK 5617 IB atas nama Luh Widya Utami Dewi (22) beralamat di Jalan Pulau Belitung Gang II/2 Denpasar.
Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Denpasar ini hanya mengalami luka tangan kiri patah dan jari kiri putus.
“Saat kejadian, seluruh korban yang masih hidup dan meninggal dibawa ke RSUP Sanglah,†ujarnya didampingi Kasatlantas Poltabes Denpasar Kompol Jaladri SIK.
Di sela sela menjalani perawatan tim medis RSUP Sanglah, I Wayan Sudarsana tewas mengenaskan dengan luka cedera kepala berat. Menyusul, sehari kemudian, Rabu (23/09), Ni Ketut Sukartini pun tewas.
“Ibunya tadi meninggal di rumah sakit Sanglah. Kalau anaknya yang bungsu masih hidup dan masih dirawat,†ucapnya.
Sebagai ganjaran atas perbuatannya, sang supir yang diduga ngantuk saat mengemudikan mobil itu, berstatus tersangka dan sudah ditahan sejak tanggal 22 lalu.
Kini polisi masih melakukan pemberkasan untuk melanjutkan kasusnya ke persidangan. (spy)
Keluarga malang yang tinggal di Jalan Imam Bonjol Gang Air Mancur nomor 77 Denpasar itu adalah I Wayan Sudarsana (26) selaku suami, Ni Ketut Sukartini (27) selaku istri dan anaknya Ayu Seviana (4).
Dari kejadian tragis ini, anak korban yang bungsu, Agus Restu (1,5 tahun) selamat, meski mengalami cedera di bagian tubuhnya.
Akibat kejadian itu, pengemudi mobil Pick Up Futura DK 9140 BI, yakni I Kadek Budiasa (42), kini resmi berstatus tersangka.
Insiden tabrakan beruntun terjadi sekitar pukul 10.30 Wita di Jalan Bay Pass Ngurah Rai Jimbaran Kuta, persis di depan toko Karya Makmur Jimbaran.
Menurut informasi yang dihimpun di Sat Lantas Poltabes Denpasar, tabrakan ini bermula saat mobil Pick-up melaju dari arah selatan ke utara. Turut serta di dalam mobil, seorang kernet pembantu yakni I Wayan Sriana (22) asal Karangasem.
Belum diketahui, penyebab tabrakan itu. Tapi ada kemungkinan supir pickup ngantuk berat. Sehingga, saat berada di lokasi, mendadak mobil pick-up keluar dari jalur dan masuk ke pulau jalan.
“Pick-up kemudian menerobos jalan raya,†ujar Kanitlaka Sat Lantas Poltabes Denpasar AKP I Gede Ketut Arthadana, Rabu (23/09) .
Tak disangka, dari arah utara ke selatan, pasutri yang berbonceng empat itu melaju kencang mengendarai Yamaha Mio DK 5012 BX.
Tabrakan tak dapat dihindari, moncong pickup menabrak keras sepeda motor.
Bocah Ayu Seviana yang dibonceng ibunya, tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara, adiknya Agus Restu dan kedua orangtuanya sekarat bermandikan darah.
Usia menabrak pasutri, mobil pick-up melaju kencang menabrak pengendara sepeda motor Vario DK 5617 IB atas nama Luh Widya Utami Dewi (22) beralamat di Jalan Pulau Belitung Gang II/2 Denpasar.
Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Denpasar ini hanya mengalami luka tangan kiri patah dan jari kiri putus.
“Saat kejadian, seluruh korban yang masih hidup dan meninggal dibawa ke RSUP Sanglah,†ujarnya didampingi Kasatlantas Poltabes Denpasar Kompol Jaladri SIK.
Di sela sela menjalani perawatan tim medis RSUP Sanglah, I Wayan Sudarsana tewas mengenaskan dengan luka cedera kepala berat. Menyusul, sehari kemudian, Rabu (23/09), Ni Ketut Sukartini pun tewas.
“Ibunya tadi meninggal di rumah sakit Sanglah. Kalau anaknya yang bungsu masih hidup dan masih dirawat,†ucapnya.
Sebagai ganjaran atas perbuatannya, sang supir yang diduga ngantuk saat mengemudikan mobil itu, berstatus tersangka dan sudah ditahan sejak tanggal 22 lalu.
Kini polisi masih melakukan pemberkasan untuk melanjutkan kasusnya ke persidangan. (spy)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026