Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Suami Selamat, Ibu dan Bayi Tewas Seketika
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tragis! Seorang ibu Ni Luh Maherni (35) dan bayinya Komang Wahyu Putrawan (6 bulan) tewas seketika setelah mobil Carry Pickup yang mereka kendarai menabrak pohon perindang di Jalan Raya Sembung, Mengwi, Badung, pada Rabu (03/04) siang.
Keduanya tewas setelah terjepit didalam mobil. Sementara suaminya yang mengemudikan mobil bernama Hendra (42), selamat dan kini masih menjalani perawatan di RSUD Mengwi, Kapal, Badung. Jajaran Sat Lantas Polres Badung masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu. Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 14.30 wita. Mobil Carry Pickup berpenumpang suami istri dan anak bayi yang berasal dari Banjar Dinas Asah Gobleg Buleleng itu melaju dari arah utara (Singaraja) menuju ke Denpasar.
“Mereka membawa bunga menuju Denpasar,” jelas sumber kepolisian Sat Lantas Polres Badung, pada Rabu (03/04). Sejumlah saksi di lokasi kejadian menerangkan, mobil Carry tersebut melaju dengan kecepatan tinggi. Tiba di selatan setra (kuburan) Br. Belang, Sembung, Mengwi, entah kenapa mobil tersebut tiba tiba oleng dan langsung menabrak pohon perindang ukuran besar di kiri jalan.
“Masih diselidiki penyebabnya, kenapa bisa oleng. Mungkin saja saat mereka melaju tinggi jalanan licin karena tadi siang hujan deras,” ujar sumber petugas minta namanya dirahasiakan. Sementara itu seorang warga bernama Made pemilik warung yang dekat dengan kejadian mengatakan, setelah menabrak pohon perindang, pengemudi Hendra terpental keluar dari pintu mobil. Sedangkan dua penumpang yakni Ibu (Ni Luh Maherni) dan anaknya (Komang Wahyu Putrawan) tergencet didepan body mobil.
Saksi berusaha mendekati dan mengira tidak ada penumpang lain didalam mobil. Ternyata setelah mendekat dia kaget, masih ada seorang ibu dan bayi tergencet di depan body mobil. “Saya kaget ternyata di dalam mobil ada ibu dan bayinya. Ibunya merangkul bayinya dengan wajah berdarah darah. Posisi ibunya kakinya terjepit,” terang sumber.
Warga setempat yang melihat kejadian antusiasme membantu. Mereka mengeluarkan ibu dan sang bayi dengan menggunakan linggis. Mirisnya, pada saat warga membantu menolong, kondisi bayi masih bernafas. Namun karena proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam lebih, nyawa sang bayi tidak bisa diselamatkan.
Di RSUD Badung, dalam keterangan dokter jaga IRD RSUD Badung, dr Gede Suputra, korban yaitu Ni Luh Maherni dan Wahyu Putrawan sudah meningal dunia sebelum sempat menjalani perawatan. Sementara suaminya Hendra selamat dari maut meski mengalami luka robek di muka. Dia mengatakan Maherni mengalami luka serius dibagian kepala badan dan kaki. Sementara bayinya mengalami luka dikening. “Ibu dan bayi kemungkinan meninggal di tempat kejadian,” kata dr. Suputra.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Badung AKP Joko Arief mengatakan, kejadian ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya masih melakukan pemeriksa saksi saksi yang melihat mobil tersebut menabrak pohon. Dia juga mengatakan dalam kejadian ini ibu dan bayi tewas tergencet body mobil. “Ibu dan bayinya tergencet body mobil dan meninggal dilokasi kejadian. Masih kita dalami,” tegasnya, pada Rabu (03/04).
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5940 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4654 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan