Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pilkada Buleleng, Rochineng Siap Hadapi Agus Suradnyana
Senin, 29 Februari 2016,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dalam perhelatan pesta demokrasi Buleleng 2017 mendatang, I Ketut Rochineng menyatakan siap menghadapi incumbent Agus Suradnyana secara ‘head to head’.Rochineng mengaku telah mendapat restu dari Gubernur Bali untuk maju diusung oleh Koalisi Parpol.
‘Head to head sepertinya menjadi keinginan I Ketut Rochineng, SH, MH untuk menghadapi 'incumbent' (orang yg mengikuti pemilihan suatu jabatan (seperti presiden,gubernur,bupati dll) tetapi masih menjabat jabatan yg sama). Dalam perhelatan pilkada Buleleng 2017 mendatang. Penegasan itu disampaikan setelah Rochineng melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh politik Buleleng, Minggu (28/2/2016) di Cozy Resto Penimbangan.
“Masalah kesiapan, ya, saya, tadi sudah saya ungkapkan itu, terus terang, baik secara pribadi maupun secara kedinasan, jadi kami siap untuk mengabdi untuk Buleleng 17 ini, lahir batin saya, saya akan mengabdi untuk Buleleng,” tegas Rochineng.
Dimotori Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Buleleng, Nyoman Sugawa Korry, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali, Rochineng bertemu dengan Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Buleleng, Nyoman Rai Yusha, Ketua DPC Partai Demokrat Buleleng, Luh Gede Harryani termasuk sejumlah politikus Buleleng dari ketiga partai. Bahkan sejumlah tokoh penting di Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Buleleng dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) juga terlihat dalam pertemuan tersebut, termasuk Putu Sadiarta utusan khusus dari Keluarga Putu Bagiada, mantan Bupati Buleleng.
Di sisi lain, pertemuan yang berlangsung hampir tiga jam itu belum menyepakati deal-deal politik, namun Rochineng menegaskan akan maju dalam Pilkada nanti sebagai Calon Bupati dan harus berhadapan dengan incumbent secara head to head.
“Kalau saya ya, posisinya harus Bupati dan head to head, itu saya, kalau saya pribadi, jadi saya minta head to head dan posisi satu gitu ya, kalau saya, hasil survey itu umpamanya tidak ada atau nilainya kecil, saya lebih baik gini saja, ndak jadi gini, kan rugi ya, jadi masyarakat tidak ada dukungan, saya maju kan tidak artinya saya ya, kalau susah masyarakat tidak mendukung saya ya tidak apa, kan saya masih mengabdi di pemerintah, itu saya lebih focus nanti di Pemerintah Provinsi Bali,” Ungkap Rochineng.
Kepala BKD Provinsi Bali Rochineng mengaku telah mendapatkan restu dari atasannya untuk maju di Pilkada Buleleng 2017 nanti.
“Restu gubernur, jadi beliau sudah menegaskan, bahwa untuk Buleleng 17, kami secara pribadi, saya selaku Kepala BKD sudah direstui untuk maju, silakan maju sesuai dengan mekanisme partai yang ada di Buleleng, sementara saya diusung oleh Koalisi Partai, baik Golkar, Demokrat, Gerindra Buleleng, masalah paket saya menyerahkan kembali pada mekanisme partai, dengan siapapun kalau sudah pilihan dari partai saya siap,” ujarnya.
Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Buleleng, Nyoman Sugawa Korry mengungkapkan, Partai Golkar Buleleng secara pasti akan mengusung I Ketut Rochineng sebagai Calon Bupati Buleleng yang berasal dari birokrasi, sehingga Golkar melakukan inisiatif untuk melakukan komunikasi politik dalam upaya untuk melakukan Koalisi Parpol.
“Kebetulan beliau inikan orang independen, mudah-mudahan ini bisa menjadi masukan yang sama kepada teman-teman koalisi, yang tadi saya bersyukur dasarnya mereka sudah satu bahasa, ingin mengulang kemenangan pilgub di Buleleng ini,” ujar Sugawa Korry.
Walaupun belum ada kesepahaman dalam pertemuan Parpol yang tergabung dalam Koalisi Bali Mandara saat Pilgub lalu, namun berbagai komunikasi akan terus dilakukan dengan parpol yang harus melakukan koalisi dalam mengusung calon ke Pilkada Buleleng 2017 yang akan datang.
“Inikan baru awal, kita tindak lanjuti dengan komunikasi-komunikasi politik, nanti dari pertemuan ini masing-masing pimpinan partai koordnasi dengan pimpinannya, kemudian kita koordinasi dengan pimpinan-pimpinan partai kita ketemu lagi,” tegas Sugawa Korry.
Menurut rencana, para tokoh Golkar bersama Gerindra dan Demokrat serta tidak menutup kemungkinan dengan Partai Nasdem dan Hanura bakal kembali melakukan pertemuan untuk membahas kelanjutan rencana Koalisi Besar yang dilakukan untuk menghadapi incumbent yang dijagokan PDI Perjuangan.
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3775 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026