Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Diguncang Gempa Susulan, Warga Aceh Waspada
Minggu, 11 Desember 2016,
17:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Meureudu. Gempa susulan terus terjadi dalam beberapa hari ini setelah gempa 6.4 SR yang merobohkan bangunan dan korban jiwa di Pidie Jaya Aceh pada Minggu (11/12).
Kepala BMKG Aceh, Eridawati mengatakan gempa kembali mengguncang Aceh sekira pukul 09.50 WIB dan membuat warga panik. Menurutnya, gempa yang baru mengguncang terletak di kedalaman 10 Kilometer dengan kekuatan 5.3 SR.
"Sedangkan pusat gempa berada pada 5.32 Lintang Utara, 96,21 Bujur Timur. Tepatnya pada arah 18 KM Timur laut Pidie Jaya, Aceh. Gempa tersebut, tidak menyebabkan tsunami," katanya.
BACA JUGA: BPBD: 4 Warga Meninggal Akibat Gempa
Ia mengatakan sejauh ini jumlah gempa susulan terus melanda pasca gempa yang terjadi pada Rabu (7/12) lalu. Dari data gempa yang dicatat BMKG Aceh, jumlah gempa hingga saat ini 74 kali.
Seperti dilaporkan dari kawasan kecamatan Trieng Gadeng, Pidie Jaya, warga berhamburan keluar dari berbagai bangunan, mulai dari rumah, warung dan lain sebagainya.
Saat gempa terjadi warga berlarian menuju ke lapangan terbuka atau ke jalan raya. Hal itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti jatuhnya material bangunan dan lainnya.
Menurut Salbiah, salah seorang warga Lancang Paru, Pidie Jaya, yang juga ikut mengungsi mengatakan pasca gempa besar yang terjadi beberapa waktu lalu, masyarakat semakin waspada terhadap gempa. Bahkan, begitu ada gempa warga langsung keluar dari bangunan dan menuju ke tempat yang lebih aman.
BACA JUGA: BMKG Catat 25 Kali Gempa Susulan di Aceh
Sementara dari Lhokseumawe dilaporkan, saat gempa susulan dimaksud terjadi, warga yang berada di dalam gedung atau juga di warung-warung kopi juga keluar ke jalan raya. Setelah dirasakan keadaan aman, warga kembali lagi beraktifitas seperti biasa, ungkap salah seorang warga setempat bernama Muhammad Jafar. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026