Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Istri Keranjingan Video Porno, Apa Dampak Negatifnya?
Minggu, 8 September 2019,
08:39 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tanya: "Dok, istriku belakangan ini suka banget nonton video porno di handphonenya sejak kasus ada perempuan yang memvideokan dirinya masturbasi memakai buah mentimun itu. Sekarang malah tambah sering setelah dia sering menonton video Vina Garut. Sesungguhnya aku jadi senang juga, soalnya biasanya setelah dia menonton video porno, dia jadi lebih bergairah saat berhubungan seksual. Ada bahayanya nggak keseringan nonton video porno begini, Dok?" (Heri, 26).
[pilihan-redaksi]
Jawab : Video porno seringkali bisa menjadi referensi buat aktifitas seksual seseorang, atau juga sumber inspirasi untuk melakukan hubungan seksual yang baik dan lebih menggairahkan, walau sebaliknya secara kasus per kasus memang beberapa kali ditemukan seseorang melakukan agresi seksual kepada orang lain, setelah didahului oleh menonton film porno.
Tetapi sesungguhnya tidak selalu mutlak seperti itu, rangsangan seksual tidak harus muncul dari materi pornografi. Fantasi seksual sebagai sumber dorongan seksual seringkali tidak berupa hal yang pornografi. Selama dikelola dengan pemahaman baik dan edukasi yang baik, malah bisa bermanfaat. Di negara-negara yang melegalkan pornografi justru tidak memunculkan angka kriminalitas seksual yang tinggi.
Walau banyak yang menyebut jorok dan harus dijauhi atas alasan bisa menurunkan moralitas, secara ilmiah dan keilmuan materi pornografi justru memiliki manfaat personal dan manfaat klinis. Film porno, jika dikelola dengan tepat waktu dan tepat tontonan (bukan yang ekstrem), bisa bermanfaat relaksasi, melepaskan ketegangan pasca menontonnya, selama semuanya berhenti sampai disana saja.
Kita harus memahami juga bahwa, aktifitas seksual sesungguhnya, selama dilakukan tanpa risiko, dilakukan sendiri atau dengan pasangan yang sah atau yang dicintai akan membawa kebugaran diri jika aktifitas seksual itu bisa terpenuhi dengan memuaskan. Endorfin dan oksitosin yang dikeluarkan otak saat orgasme dan tercapai kepuasan seksual bersama pasangan adalah penanda rasa senang, tenang, nyaman dan bagus untuk kehidupan seksual, kualitas hidup dan mencegah penuaan dini.
[pilihan-redaksi2]
Nah, yang harus dihindari adalah mengkonsumsi materi pornografi yang terlalu sering, sehingga mengganggu aktifitas sehari-hari. Lalu, mengkonsumsi materi pornografi yang terlalu ekstrem (misalnya bondage yang berlebihan, seks dengan anak-anak, seks dengan binatang, dll) karena sekali dua kali atau malah bisa sering kali menjadi referensi dan sumber inspirasi juga buat ditiru. Selanjutnya, pikirkan baik-baik tentang partner yang diajak menonton materi pornografi atau jika ingin melanjutkan ke tahapan aktifitas seksual, jangan dengan pasangan yang berisiko, baik risiko medis (bisa terinfeksi infeksi menular seksual bila mengajak pasangan yang terinfeksi sebelumnya), atau risiko sosial, karena mengajak pasangan sah orang lain misalnya.
Selama materi pornografi yang dikonsumsi tidak sampai mengganggu aktifitas sehari-hari dan kontak sosial dengan orang lain, secara biopsikis itu tidak masalah, mungkin masalah akan muncul dari segi legalitas dan hukum saja, karena memang mengkonsumsi dan mendistribusikannya dilarang. Kalaupun tetap digunakan, gunakanlah materi pornografi secara bertanggung jawab, artinya: 1) Tepat waktu, jangan sampai mengganggu aktifitas yang lain, 2) Tepat orang, jangan mengajak orang lain yang “mengundang risiko” jika mengkonsumsinya, lebih baik dengan pasangan yang sah, 3) Tepat target, gunakan kesempatan mengkonsumsi materi pornografi hanya untuk kepentingan mencari referensi buat variasi seksual bersama pasangan misalnya, untuk mengatasi kejenuhan, atau hanya untuk sekedar tahu saja, 4)Tepat frekuensi, jangan keseringan, nanti malah overuse. [bbn/dr oka negara/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/oka
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026