Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pelaku UMKM Tetap Pantang Menyerah Meski Dilanda Pandemi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan data BPS, perekonomian Bali minus 12.28% pada triwulan III 2020 dan berdampak bagi perekonomian masyarakat Bali, termasuk seniman dan para pengrajin UMKM juga sehingga berdampak pada potensi yang ikut terhambat.
Selain itu terdapat kendala yang ditemui selama pandemi mulai dari rendahnya permintaan produk kerajinan, ketidaksiapan menjual secara online, dan sepinya panggung seni kerap menjadi keluhan para pelaku UMKM.
Meskipun demikian rata-rata para pelaku UMKM masih bisa tetap tersenyum dan pantang menyerah serta, melakukan berbagai macam terobosan untuk tetap bertahan dalam kondisi saat ini.
"Jelas terlihat kesadaran untuk mencintai alam semesta, menyayangi lingkungan serta sesama justru makin tumbuh di kalangan mereka juga," ungkap Founder Yayasan We Love With Love, Novi Rolastuti, Senin (11/10) di Denpasar.
Menurutnya, pandemi ini mengajarkan mereka untuk kembali mencintai alam dan sesamanya. "Bagaimanapun situasi saat ini secara langsung maupun tidak langsung merupakan kontribusi dari kita sebagai penghuninya," sebutnya.
Untuk itu, melalui digital aset yang telah dibangun, We Love With Love membantu untuk menyebarkan informasi yang mungkin belum diketahui oleh masyarakat luas mengenai kondisi para seniman dan pengrajin di Bali.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan