Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
95.768 Unit Terumbu Karang Telah Ditanam Libatkan 10 Ribu Pekerja Terdampak di Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebanyak 95.768 unit struktur terumbu karang tertanam di lautan seluas 74,3 hektar di sejumlah pantai di Bali yang melibatkan 10.171 tenaga kerja yang terkena dampak PHK atau terdampak Covid-19 telah tercapai dalam program Indonesia Coral Reef Garden (ICRG).
ICRG yang merupakan bagian program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk meningkatkan pendapatan masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini mengambil lokasi di 5 pantai diantaranya; Pantai Nusa Dua, Pandawa, Serangan, Sanur, dan Buleleng. Keseluruhan pagu anggaran dari program ICRG ini berasal dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencapai Rp105 miliar lebih.
Miftahul Huda, Direktur Jasa Kelautan KKP mengatakan kedepan dengan rampungnya program ini, masyarakat setempat dan Pemerintah daerah bisa menindaklanjuti dengan melakukan perawatan. Sehingga diharapkan selain sebagai objek atau daya tarik wisata, terumbu karang yang ditanam akan dapat dikembangkan untuk bibit karang baru yang mempunyai nilai ekonomi baru.
"Program ICRG ini merupakan satu paket bagaimana menjaga ekosistem laut dengan membuat terumbu karang disamping juga menyerap tenaga kerja pariwisata di Bali yang dirumahkan atau terkena PHK, karena seperti kita ketahui pariwisata Bali tidak ada wisman," ungkapnya saat kegiatan Monitoring dan evaluasi (Monev) KKP di Nusa Dua, Sabtu (30/1/2021).
Ia menjelaskan dari struktur terumbu karang yang dibentuk di masing-masing pantai mempunyai bentuk yang disesuaikan tema yang berbeda mewakili dari keunikan lokal. Seperti, kata dia, di Nusa Dua terdapat 750 patung mulai dari patung kecak, burung garuda, virus Covid-19 hingga patung adat budaya nusantara lainnya.
"Untuk lokasi di Sanur ada patung selamat datang sanur dan matahari terbit, sedangkan di Buleleng tepatnya di Kaliasem ada patung buaya, Pantai Panimbangan ada patung orang Jepang serta biota laut seperti parimanta dan lumba-lumba. Jadi atraksi wisatanya tematik," sebutnya.
Sementara itu, TB Haeru Rahayu selaku Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut menambahkan bahwa kegiatan Monev kali ini dirinya memastikan program ICRG yang berlangsung selama 2 bulan ini berjalan dengan sasaran dan hasil maksimal. Seperti diketahui sebelumnya sebanyak ribuan struktur terumbu karang dibentuk oleh lebih dari 10 ribu tenaga kerja.
"Hari ini kita akan mengecek bagaimana kondisinya setelah ditanam, seeing is believing. Jadi benar-benar tuntas," tandasnya sembari menambahkan program ini agar bisa direplikasi ke wilayah lain yang punya potensi maritim yang sama.
Selain itu, ia mengharapkan Pemerintah Daerah bisa melanjutkan program ini dengan masyarakat untuk melakukan perawatan agar bisa dikelola secara maksimal untuk masyarakat.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5898 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4626 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan