Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pria di Sanur Kauh Gantung Diri di Kamar Mandi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pria berinisial GNS (73) ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya di Jalan Tukad Bilok, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Senin (15/2/2021) sekitar pukul 13.00 WITA.
Kematian tidak wajar ini awalnya diketahui oleh istrinya, Desak MS (67) yang akan buang air kecil. Dalam kesaksiannya ke Polisi, Desak MS mengaku siang itu sekitar pukul 13.00 WITA akan buang air kecil di kamar mandi. Pintu saat itu tidak terkunci, namun ia menduga suaminya berada di dalam.
Ia lalu memanggil-manggil nama suaminya disertai gedoran pintu. Tapi tidak ada panggilan atau pun respon dari GNS. Sehingga Desak MS kian heran.
Curiga suaminya berlama-lama di kamar mandi, Desak lalu menerobos pintu kamar mandi yang tidak terkunci.
Tak disangka, ia melihat suaminya tewas gantung diri menggunakan kain selendang yang diikat di atas plafon kamar mandi.
"Korban mengikat lehernya dengan selendang warna kuning di tiang plafon kamar mandi," beber sumber.
Melihat itu, sang istri panik dan sempat mencoba melepas kain selendang yang melilit leher suaminya tapi tidak bisa. Sehingga ia meminta bantuan ke iparnya bernama Ketut Sada dan sejumlah keluarga lainnya.
Akhirnya pihak keluarga membantu menurunkan jasad GNS dari dalam kamar dengan memotong kain selendang dengan pisau. Dihubungi terpisah, Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika mengatakan belum menerima informasi orang gantung diri.
"Saya cek dulu," terangnya. Selasa (16/2/2021).
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3783 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1724 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang