Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Upaya Pencarian Nelayan yang Jatuh dari Jukung Diperluas
BERITABALI.COM, BADUNG.
Upaya pencarian seorang nelayan atas nama I Ketut Sunantara (55), yang dikabarkan hilang saat melaut, Jumat (14/5) terus diperluas pada hari ketiga, Minggu (16/5/2021).
Sebanyak 11 orang personel Basarnas melakukan pencarian, dengan diperluas sesuai pergerakan arus dan angin dari lokasi awal diperkirakan korban terjatuh,itu disampaikan, Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada.
"Pencarian masih dilakukan. Area pencarian diperluas sesuai perhitungan dari pergerakan arus dan arah angin," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang warga tinggal di Puri Kampial, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung ini, dikabarkan terjatuh dari jukungnya saat melaut di Perairan Nusa Dua, bersama rekannya, Jumat (14/5) sekitar pukul 08.30 WITA.
Atas kejadian tersebut, salah seorang rekannya atas nama Ketut Suantara kemudian melaporkan ke pihak Basarnas, sekitar pukul pukul 09.25 WITA. Dalam keterangan Gede Darmada menyebutkan, lokasi hilangnya nelayan diperkirakan berada di koordinat 8°54'42.9"S -115°13'53.2"E.
Dari laporan yang diterima, kronologis kejadian berawal ketika 2 orang nelayan bertolak dari Pantai Samuh, Nusa Dua pada pukul 07.00 WITA dengan menggunakan jukung. Kemudian, berselang satu setengah jam melaut, salah seorang dari mereka terjatuh dari jukungnya.
"Salah seorang dari dua nelayan, terjatuh dari jukung," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan