Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Buruh Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Padangsambian
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sungguh tragis, peristiwa kecelakaan kerja dialami seorang buruh bangunan bernama Almid Dwi Prasetyo (25). Pria asal Blumbungan Sibang Kaja Badung ini tewas setelah tubuhnya tertimpa bongkaran tembok kamar yang sedang direnovasi di Jalan Gunung Agung Gang Carik Nomir 9A, Lingkungan Padangsari, Padangsambian, Denpasar Barat, pada Senin 9 Agustus 2021.
Kejadian ini bermula saat korban bersama temannya Sukmono Hadi Santoso (24) sedang bekerja merenovasi tembok kamar tidur di TKP sekitar pukul 09.00 WITA. Setelah berjibaku membongkar tembok dengan palu besar, tiba-tiba saja sekitar pukul 16.00 WITA tembok roboh dan reruntuhannya menimpa dan menjepit tubuh korban.
Rekan kerja korban yang melihat kejadian panik tapi tak bisa membantu karena temboknya berat sehingga melaporkannya ke mandor Imam (39). Laporan selanjutnya disampaikan ke petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar.
Namun saat dievakuasi, pria asal Blumbungan Sibang Kaja Badung itu ditemukan dalam keadaan sudah tewas terjepit reruntuhan tembok.
"Korban diduga tewas karena tembok roboh dan menimpa tubuhnya," ujar Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Selasa 10 Agustus 2021.
Sementara Iptu Sukadi menjelaskan dari hasil penyelidikan korban bekerja tidak menggunakan alat keselamatan. Saat ini jenasah korban sudah dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar sambil menunggu kedatangan pihak keluarga korban.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan