Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Harga Bawang Anjlok, Petani Ini Menjerit Hingga Nyebur ke Sawah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar sebuah video jeritan seorang petani di Kabupaten Demak yang mengeluhkan harga bawang anjlok viral di media sosial.
Bahkan saking frustasinya, petani ini sampai teriak-teriak dan menyeburkan diri ke dalam sawah. Lantaran pusing harga bawang di pasaran tidak sesuai harapannya.
Aksi petani tersebut berhasil terekam dalam unggahan video di akun instagram @andreli48 belum lama ini.
"Sekarang harga bawang merah di tempat kalian berapa teman? Salah satu petani kuwu, dempet demak sampai frustasi nyebur ke sawah gegara harga anjlok," tulis keterangan caption akun tersebut.
Dalam video tersebut seorang petani yang mengenakan kaos berwarna hitam terlihat sedang frustasi. Lantaran harga bawang di pasaran saat panen justru anjlok.
Alhasil, petani yang tidak diketahui identitasnya ini mengaku stress. Karena kebingungan mencari modal untuk menanam lagi. Sedangkan harga pupuk dan obat saat ini sedang melambung tinggi.
"Pak saya minta tolong pak, harga brambang distabilkan pak. Harga brambang kayak gini," ujarnya sembari menjerit.
"Saya gak bisa mikir, pupuk mahal, obat mahal, saya gak bisa mikir pak," sambungnya.
Karena saking frustasinya, petani ini tiba-tiba melupakan rasa emosinya dengan cara menceburkan diri ke dalam sawah. Kemudian ia terus mengomel-ngomel dan mengeluhkan harga bawang yang anjlok tersebut.
"Sertifikat didol, saya tidak bisa mikir bayar hutang piye pak aaaa," ungkapnya.
Sontak unggahan video yang telah disukai 240 kali ini mematik perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang mengaku prihatin dengan kondisi petani tersebut.
"Melasi cah, wong cilik ono ne wong pasrah,, mugo2 paringi rezeki pak," ucap akun @setyoko**.
"Kasian ya Allah," kata akun @devisuharso**.
"Sabar pak semoga ada jalan keluar berkah untuk anak istri aamin," cetus akun @kahla**.
"Pangkas tuh tengkulak2 nakal, udah gak zaman tengkulak memberatkan produsen dan konsumen," tandas akun @photo_im**.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2917 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2047 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun