Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Resmi Luncurkan Metaverse, Raffi Ahmad Jual Tanah NFT
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Raffi Ahmad meluncurkan metaverse RansVerse: Indonesia's Premier Metaverse pada Jumat (1/4). Proyek tersebut hasil kerja sama perusahaannya, RANS Entertainment, bersama perusahaan dan startup, seperti VCGamers, Upbanx, dan Meta Nusantara.
RANS Entertainment juga merekrut CEO UpBanx Wafa Taftazani sebagai partner kolaborasi. Dia dipercaya sebagai orang yang memimpin proyek metaverse RANS.
"Hari ini kami mengenalkan RansVerse. RansVerse ini adalah gim metaverse," ungkap Wafa dalam acara RANS Level Up, Jumat (1/4).
"Jadi kalau lihat ekosistem RANS, itu kan sangat kaya. Tapi, satu yang masih missing adalah gim yang semua akan bisa dibawa ke dalam satu platform," sambungnya.
Wafa menjelaskan RansVerse merupakan gim, platform bagi masyarakat untuk berkumpul di dunia virtual. Platform tersebut menyediakan sebuah pulau NFT yang tanahnya dapat dibeli publik.
Namun, tanah di pulau RansVerse saat ini baru bisa dibeli secara privat. Penjualan awal dibuka untuk mitra strategis RANS yang bakal turut mengembangkan RansVerse.
Pembelian untuk publik baru akan diumumkan beberapa bulan ke depan. Aset tanah di RansVerse dipastikan nantinya bisa dibeli siapa saja dari seluruh dunia.
Pulau yang menyerupai huruf R itu nantinya bisa 'dihuni' orang-orang dari berbagai kalangan, mulai dari kreator, seniman, brand, hingga pengembang gim yang ingin menyelami dunia NFT.
Wafa mengungkapkan kreator dapat menampilkan karyanya di metaverse. Perusahaan juga bisa menjual produk atau jasa di dunia virtual. RansVerse juga mengajak para pengembang gim bergabung di metaverse.
Raffi Ahmad mengungkapkan gebrakan ini ia buat demi mengikuti perkembangan zaman. Ia juga mengajak berbagai startup dan pengembang setelah menyadari pentingnya kolaborasi untuk menggarap proyek ini.
"Kami mengakui spesialisasi kami bukan di metaverse, tetapi spesialnya di bidang lain," kata Raffi.
"Jadi, kami mencoba menggabungkan tim-tim yang memang sudah spesialnya di bidang itu. Kolaborasi kami dengan partner agar kami masing-masing memberikan value untuk menjadikan proyek ini jadi lancar," sambungnya. (Sumber: CNN Indonesia)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan