Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Israel Gempur Palestina Usai Gencatan Senjata
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sirene peringatan kembali bergema ketika Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza, Palestina, pada Minggu (7/8), tak lama setelah kesepakatan gencatan senjata berlaku. Tentara Israel melaporkan bahwa sirene peringatan serangan udara itu meraung di kawasan selatan negaranya tak lama setelah pukul 23.30 waktu setempat, ketika gencatan senjata seharusnya efektif berlaku.
Militer Israel menyatakan bahwa mereka menggempur Jalur Gaza sebagai balasan atas serangan roket yang ditembakkan milisi Jihad Islam ke arah Negeri Zionis itu.
"Menanggapi roket yang ditembakkan ke wilayah Israel, militer melakukan serangan luas ke target-target milik organisasi teroris Jihad Islam di Jalur Gaza," demikian pernyataan tentara Israel yang dikutip AFP.
Israel sendiri sebenarnya baru mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Jihad Islam pada Minggu. Seorang anggota senior Jihad Islam, Mohammd al-Hindi, menyatakan bahwa kesepakatan itu tercapai berkat bantuan mediasi Mesir.
"Pernyataan kesepakatan gencatan Senjata Mesir baru saja disepakati," ujar Hindi.
Hindi kemudian mengungkap bahwa melalui kesepakatan itu, Mesir juga berjanji bakal membantu pembebasan dua tahanan Palestina, yaitu Baseem al-Saadu dan Khalil Awawdeh. Saadi merupakan tokoh senior sayap politik Jihad Islam. Kini, ia mendekam di tahanan di Tepi Barat.
Sementara itu, Awawdeh merupakan salah satu anggota milisi Jihad Islam. Saat ini, ia juga meringkuk di tahanan Israel. Kesepakatan ini seharusnya mengakhiri perang antara Israel dan Jihad Islam yang sudah berkobar sejak Jumat pekan lalu.
Saat itu, Israel melancarkan serangan udara sebagai upaya pencegahan. Menurut mereka, kelompok Jihad Islam tengah menyusun rencana untuk menyerang Israel.
Setidaknya 15 orang tewas akibat serangan Israel tersebut, salah satunya anak perempuan berusia lima tahun. Sementara itu, 55 warga Palestina lainnya juga terluka.
Tak tinggal diam, Jihad Islam lantas membalas dengan menembakkan lebih dari 100 roket ke arah Israel. Tak ada korban dalam serangan ini.
Sejak saat itu, Israel terus melancarkan serangan udara, yang kerap dibalas dengan tembakan roket Jihad Islam. Saling serang ini disebut-sebut sebagai perang terbesar Israel dan Palestina sejak tahun lalu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan