Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Empat Posisi Seks Paling Berbahaya Buat Wanita
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Infeksi saluran kemih (ISK) bisa jadi mimpi buruk wanita usai sesi ranjang yang panas. Ternyata ada beberapa posisi seks yang paling berbahaya sebab memicu risiko ISK makin tinggi.
Baca juga:
Apa Saja Bahaya Hubungan Seks di Usia 'ABG'?
Wanita lebih berisiko mengalami ISK dibanding pria. Lubang saluran kencing dan vagina yang berdekatan memungkinkan bakteri dari vagina masuk ke saluran kencing. Risiko ISK pun semakin besar didukung posisi seks favorit.
"Aturan umumnya adalah bahwa posisi dengan gesekan yang lebih besar antara tubuh sama dengan dengan peluang ISK lebih tinggi," kata sexpert Ruby Rare.
Adapun posisi seks yang paling berbahaya buat wanita sebab tinggi risiko ISK adalah sebagai berikut.
1. Misionaris
Posisi seks misionaris disebut salah satu yang paling berisiko memicu ISK. Misionaris memungkinkan saluran kencing bertemu dengan penis dan timbul gesekan. Bakteri dari alat kelamin pun masuk ke saluran kencing, kemih atau ginjal sehingga timbul infeksi.
Padahal, seperti dilansir dari Independent, posisi seks misionaris jadi posisi yang efektif memicu orgasme pada wanita. Namun Anda bisa meminimalisir dengan menempatkan kedua kaki di pundak pasangan.
2. Cowgirl
Seperti halnya misionaris, posisi seks cowgirl juga memungkinkan perpindahan bakteri dari alat kelamin ke saluran kencing wanita. Posisi cowgirl atau woman on top adalah saat wanita berada di atas pria. Gesekan dalam posisi ini sangat hebat sehingga bakteri bisa menyebar dengan mudah.
3. Fingering
Apa ISK selalu dipicu penetrasi penis ke vagina? Jawabannya tidak. Fingering atau stimulasi dengan jari juga bisa memicu ISK. Bahkan seperti dilansir dari Medical News Today, fingering juga bisa memicu penyakit menular seksual (PMS) termasuk herpes, sifilis, klamidia dan gonore.
"Sebelum semakin 'panas' dan 'berat', ingat untuk selalu mencuci tangan untuk mengurangi risiko," kata Ruby.
4. Seks anal
Bicara soal penyebaran bakteri, sebaiknya jangan lupakan seks anal. Anus atau anal adalah tempatnya jutaan bakteri. Bayangkan saja bakteri-bakteri ini berpindah ke penis lalu bisa masuk saluran kencing ketika penetrasi berpindah ke vagina.
Di balik sensasi 'unik' seks anal, memang ada risiko-risiko yang harus diperhatikan.
Selain risiko ISK, seks anal bisa memicu kerusakan sfingter (semacam klep alami pada anus), mengganggu buang air besar, kerusakan saraf di area anus sampai kanker kolon (kanker usus besar).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan