Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tiga Tahun Absen, Karangasem Kembali Gelar Porsenijar, Diikuti 1.529 Pelajar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Setelah 3 tahun ditiadakan akibat Pandemi Covid-19, pada tahun 2023 ini Kabupaten Karangasem kembali melaksanakan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar).
Porsenijar Kabupaten Karangasem tahun 2023 ini akan berlangsung selama 4 hari yang dibuka secara resmi pada hari ini, Selasa (11/4/2023) bertempat di GOR Gunung Agung, Amlapura.
"Pembukaan Porsenijar Kabupaten Karangasem berlangsung hari ini. Akan berlangsung hingga 14 April 2023 mendatang, ini yang pertama kalinya setelah sebelumnya terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2019," kata Kabid Kepemuda dan Olahraga, Disdikpora Karangasem, I Gusti Made Arta Wijaya kepada media ini.
Pada tahun 2023 ini, ada sebanyak 1.529 orang peserta atau kontingen perwakilan dari 8 Kecamatan se Kabupaten Karangasem. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 8 Cabor seperti, Atletik, Pencak Silat, Karate, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Catur, Bola voli dan Sepak Bola.
Sementara untuk Cabang Seni seperti melukis, menyalin aksara latin ke aksara bali, Mesatua Bali tingkat (SD), Macepat tingkat (SD), Mapidarta tingkat (SMP), Mekidung tingkat (SMP), Darma Wacana tingkat (SMA) dan Makekawin tingkat (SMA).
"Untuk lokasi lombanya bertempat di GOR Gunung Agung, Stadion Gusti Ketut Jelantik, PB. Prima, dan sekolah – sekolah di lingkungan Kota Amlapura," imbuh Wijaya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan