Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ketua Dekranasda Bali Minta Desainer Buat Baju Bagi Semua Kalangan Masyarakat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam rangka memantapkan pelaksanaan Fashion Show Dekranasda Provinsi Bali "Adi Warna Wastraloka" yang akan diselenggarakan di Lotus Pond GWK tanggal 10 Juni mendatang, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Koster memimpin rapat koordinasi yang menghadirkan peserta pameran dan 14 desainer asal Bali di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (6/6).
Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster menyampaikan kepada desainer Bali untuk menjadikan busana sebagai objek yang ditampilkan.
"Sebagai karya lokal, busana hasil desainer Bali yang berbahan kain tenun tradisional khas Bali berupa endek diharapkan mampu menjadi karya yang dibuat dan dimulai dengan hati yang kemudian disentuh dengan ketulusan, sehingga mampu mewujudkan tujuan dilaksanakannya fashion show ini untuk memperlihatkan karya lokal sekaligus mampu menggugah karya desainer yang nantinya bersedia digunakan oleh masyarakat lokal, terutama untuk kebutuhan mendandani tubuhnya dengan karya yang cantik dan menarik dari Bali, sehingga kedepan Bali dapat menjadi pusat mode yang mendunia,” tegas Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Koster.
Ditambahkan Ny. Putri Koster agar kegiatan pameran dan fashion show yang memparadekan produknya dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Kegiatan juga harus bersinergi dengan pihak-pihak terkait, sehingga dapat tumbuh dan berkembang, baik dari segi pemanfaatan tenaga kerja, mempengaruhi perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
"Mulai sekarang mari buat baju atau busana yang bisa digunakan oleh masyarakat Bali secara umum, khususnya di Bali, Indonesia dan dunia, bukan hanya untuk sekedar digunakan saat fashion show saja namun juga bisa menembus pasar di tengah masyarakat dari kelas menengah, atas bahkan bawah. Dan jenis pakaian juga jangan hanya yang formal saja namun lebih ke semi formal,” imbuh Ny. Putri Koster.
Baca juga:
Kolaborasi Fesyen Digital dan Konvensional Perlu Dukungan Pemerintah
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Wayan Jarta yang juga hadir memaparkan bahwa pagelaran busana yang bertajuk "Adi Warna Wastraloka" ini akan menampilkan 9 rancangan busana adat pengantin Bali karya dari Turah Mayun dan Naluri Manca serta 140 rancangan busana modern berbahan kain tenun tradisional dengan total 14 desainer, dengan jumlah total undangan sebanyak 1.300 orang.
Untuk menunjang kelancaran acara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali bersinergi dengan sejumlah instansi terkait mulai Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Dinas Kominfos Bali, Protokol dan beberapa instansi terkait lainnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan