Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rangkaian Badung Education Fair 2023 Digelar Workshop Ciptakan Digitalprenuer Muda
BERITABALI.COM, BADUNG.
Workshop bertema "Mewujudkan Generasi Muda Badung Digitalprenuer Berprofil Pelajar Pancasila" digelar pada Jumat (21/7) dalam rangka menyambut puncak Badung Education Fair (BEF) 2022.
Workshop di Ruang Kertha Gosana, Kantor Bupati Badung ini akan dilaksanakan selama tiga hari. Tentunya melalui kegiatan yang diikuti 200 peserta ini diharapkan mampu menumbuhkan inovasi dalam berwirausaha.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Gusti Made Dwipayana. Turut hadir dalam workshop Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Disdikpora Badung Rai Twistyanti Raharja, Koordinator Komunitas Guru Penggerak Badung I Made Suardana, Ketua Panitia BEF 2023 I Nengah Agus Dwipayana, serta undangan lainnya.
Kadisdikpora Badung I Gusti Made Dwipayana mengatakan, kegiatan workshop digitalisasi ini untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan bagi generasi muda di Badung. Kegiatan ini pun disebutkan sebagai rangkaian dari pelaksanaan BEF 2023 yang telah terlaksana sejak Mei.
“Nanti puncaknya akan kita laksanakan pada 21 Agustus 2023,” ujar Dwipayana.
Melalui workshop ini, pihaknya berharap, generasi muda di Gumi Keris mampu memperkaya pengetahuan diri. Sekaligus melahirkan kreasi dan inovasi, menuju arah perkembangan yang lebih baik.
“Untuk guru diharapkan dapat mengatahkan siswa untuk menciptakan kreasi-kreasi dan inovasi. Tetapi inti tidak ngawur yaa dan tidak mengekang apa yang ada dari anak tersebut,” ucapnya.
Sementara Ketua Panitia BEF 2023 I Nengah Agus Dwipayana menerangkan, workshop ini menghadirkan narasumber dari berbagai pihak, mulai dari wiraswasta, arsitek, konten kreator dan yang lainnya.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha. Terlebih saat ini cita-cita yang diinginkan para siswa umumnya adalah dokter, polisi, guru, PNS, dan sebagainya.
“Sekarang bagaimana kita menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, atau berwirausaha. Tentunya berwirausaha tidak seperti yang konvensional, yang kita inginkan yang digital enterprenuer,” terangnya.
Untuk peserta dalam workshop yang akan dilaksanakan selama tiga hari ini, disebutkan melibatkan siswa SMP dan SMA, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum. Secara keseluruhan peserta yang hadir di hari pertama sebanyak 200 orang.
“Kami berharap anak-anak ini setelah lulus SMA sudah ada tujuan hidupnya. Tidak hanya kuliah, mencari PNS, tetapi juga melihat isu-isu di lingkungan. Apa yang bisa menjadi bisnis,” harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2607 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2262 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan