Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Prabowo Bicara Pemimpin Setia: Bukan Pagi Tempe, Sore Tahu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan pemimpin-pemimpin bangsa Indonesia merupakan tokoh yang memiliki akhlak penuh kesetiaan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri deklarasi dukungan masyarakat perbatasan di Stadion Haliwen, Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Minggu (3/9).
"Kita harus bersatu. Pemimpin-pemimpin kita punya akhlak kesetiaan, bukan pagi tempe, sore tahu," kata Prabowo dalam keterangan yang dikutip Senin (4/9).
Prabowo menyebut para pemimpin harus bersatu demi kepentingan rakyat. Ia mencontohkan dirinya dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pernah bersaing di Pilpres 2024, tetapi kemudian bersama di pemerintahan.
"Saya sudah membuktikan bahwa saya bersama Pak Presiden Joko Widodo. Kita dulu rival, kita dulu bersaing tapi diujungnya kita sadar untuk Indonesia. Kita harus bersatu setelah saya bersatu dekat sama beliau, betapa setia beliau kepada rakyat Indonesia," katanya.
Ia mengatakan Indonesia merupakan negara yang kaya dan makmur. Oleh karenanya, kata Prabowo, tidak hanya pemimpin, namun rakyat juga harus bersatu untuk bangkit dan mencapai kesejahteraan bersama.
Sejalan dengan itu, bakal capres dari Partai Gerindra ini mengingatkan agar rakyat memiliki kesadaran dan mengerti betul ketika menentukan pilihannya.
"Kita adalah negara yg makmur dan kaya, karena itu kita harus bersatu. Rakyat harus sadar dan mengerti dalam menentukan pilihan-pilihannya," ujarnya.
Sebelumnya Prabowo juga menyinggung soal aroma pengkhianatan yang tercium dalam beberapa waktu belakangan ini.
Awalnya, Prabowo mengungkapkan respons pendukungnya saat dirinya memutuskan bergabung dengan Kabinet Presiden Joko Widodo jilid dua. Saat itu, kata Prabowo, dirinya dicap pengkhianat.
"Ditentang saya sama pengikut saya sendiri. Saya dianggap pengkhianat. Akhir-akhir ini memang sarat dengan aroma pengkhianatan," kata Prabowo.
Prabowo baru saja ditinggal rekan koalisinya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, yang bergabung dengan NasDem dan menjadi bakal cawapres pendamping Anies Baswedan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan