Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
NasDem Soal Kaesang Ketum PSI: Itu Kurang Pantas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua DPP Partai NasDem Effendi Choiri menilai dipilihnya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merupakan hal yang tak pantas.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Choi itu, Kaesang sebagai putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) mestinya bisa menahan diri.
"Sebagai anak Presiden, pemimpin tertinggi negara ini, mestinya sabar, tidak kesusu untuk jadi pejabat, pimpinan partai, atau jadi wali kota. Itu kurang pantas, kurang elok," kata Gus Choi saat dihubungi, Selasa (26/9).
Ia mengamini memang tak ada aturan yang dilanggar oleh Kaesang. Namun, lanjut Gus Choi, dalam berpolitik juga ada etika.
"Kurang etis, tapi ini problem bangsa kita. Kita kurang mempertimbangkan etik. Negara jangan hanya lihat ketentuan formal, tapi juga etika," ucap dia.
Gus Choi pun menyinggung Jokowi. Menurutnya, Jokowi secara langsung ataupun tak langsung berpotensi menyalahgunakan kekuasaan sebagai Presiden.
"Bapaknya pun ada potensi menyalahgunakan jabatannya, langsung atau tidak langsung untuk menyukseskan anaknya dan partai yang dipimpin anaknya," kata dia.
Dia juga mengkritik PSI yang terkesan memanfaatkan Kaesang. Gus Choi berpendapat PSI hanya mencari jalan pintas agar bisa lolos ke parlemen pada Pemilu 2024.
"Karena itu, PSI mencari jalan pintas dengan cara menampilkan anak presiden sebagai ketum, meskipun baru dua hari jadi anggota PSI. Ini jelas sebuah ikhtiar supaya PSI bisa lolos ke senayan. Kesempatan dalam kesempitan," katanya.
Kaesang diresmikan jadi Ketua Umum PSI menggantikan Giring Ganesha pada Senin (25/9). Padahal, ia baru bergabung ke PSI pada Sabtu (23/9).
Kaesang mengaku terjun ke politik karena terinspirasi Jokowi. Ia pun mengatakan sudah meminta izin kepada Jokowi ingin memulai perjalanan politiknya lewat PSI.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan