Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Muzani Ungkap Harapan Kiai Cawapres Prabowo dari Kalangan Santri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku para kiai di Jawa Tengah dan Jawa Timur berharap cawapres Prabowo Subianto berasal dari kalangan santri.
Ia menyampaikan demikian dalam merespons pertanyaan hasil kunjungan Prabowo ke sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur beberapa waktu lalu.
"Para kiai, ulama, masyaikh, di Jawa Timur, di Jawa Tengah, menitipkan harapan kalau bisa calonnya Pak Prabowo tidak jauh-jauh dari kaum santri," kata Muzani di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (3/10).
Muzani enggan menjawab jika nama itu mengarah ke sosok Khofifah Indar Parawansa. Ia menyebut seluruh kriteria cawapresnya akan disampaikan ke partai koalisi.
Ia mengaku Prabowo mendengarkan dan menyimak secara seksama harapan para kiai dan ulama yang dititipkannya itu.
Menurutnya, harapan dari para kiai itu juga akan menjadi pertimbangan bagi Prabowo untuk memutuskan nanti.
"Semua kriteria yang mengarah pada nama akan Pak Prabowo sampaikan kepada partai koalisi supaya menjadi keputusan bersama," ucap dia.
Sebelumnya Prabowo menggelar pertemuan dengan sejumlah kiai dan ulama NU di Jawa Timur untuk meminta doa restu di Pilpres 2024 mendatang.
Beberapa kiai yang hadir di antaranya KH Mutawakkil 'Alallah, KH Anwar Iskandar, KH Nurul Huda Djazuli, KH Fuad Nurhasan dan lainnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri, Muhammad Abdurrahman Kautsar alias Gus Kautsar mengatakan dalam forum itu, Prabowo mengutarakan niatnya untuk meneruskan kerja Presiden Jokowi. Para kiai pun disebut merestuinya.
Selain itu, kata Gus Kautsar, Prabowo juga menyebut akan terus berkomunikasi dan meminta sara para kiai, untuk menjalani kontestasi ke depan.
"Beliau akan terus komunikasi dan konsultasi dengan masyaikh dengan para kolega beliau khususnya Bapak Jokowi," kata Gus Kautsar usai pertemuan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2262 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan