Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ijtima Ulama Ungkap Alasan Hanya Undang Paslon Anies-Cak Imin
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Steering Committee Ijtima Ulama Habib Muhammad bin Husein Al Athos mengungkap alasan hanya mengundang capres dan cawapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ke acara pada Sabtu (18/11) pagi di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Baca juga:
Prabowo-Gibran Dapat Nomor Urut 2, De Gadjah: Pemimpin yang Seimbang Bawa Indonesia Emas 2045
Ia mengatakan dari tiga kontestan di Pilpres 2024, visi dan misi pasangan Amin merupakan yang paling memiliki kedekatan secara psikologis dengan alim ulama.
"Kita melihat bahwa dari tiga calon ini, yang visi misinya punya kedekatan secara psikologis. Secara hal-hal yang berkaitan dengan ulama itu ada pada calon yang tadi pagi kita undang," kata Habib Muhammad dalam konferensi pers, Sentul, Bogor, Sabtu (18/11) malam.
Habib Muhammad berpandangan segala hal yang bertalian dengan ulama ada pada pasangan Amin. Mereka pun hendak menguji dan mendengar langsung visi dan misi tersebut.
Ia mengatakan Ijtima Ulama hendak melihat positioning Amin dalam melihat alim ulama hingga pondok pesantren.
"Kita ingin mendengar langsung visi misi tersebut yang ingin kita lihat dan kita uji. Apakah memang pantas dan bisa betul, itu kenapa kemudian yang kita undang adalah yang bersangkutan," ucapnya.
Pada saat yang sama, anggota Steering Committe Ijtima Ulama Aziz Yanuar menekankan pembahasan dalam forum hari ini ialah kepada kriteria dari capres dan cawapres yang menjadi dasar mereka memberikan rekomendasi.
Aziz mengatakan mereka enggan memberikan rekomendasi tanpa mengetahui apa yang diusung oleh paslon.
"Kita tidak mau membeli kucing dalam karung, dan kita menitikberatkan kepada hal-hal yang harus dipahami," tegas Azis.
Selain itu Azis mengatakan mereka juga akan menyampaikan hasil pertemuan Ijtima Ulama hari ini ke mantan pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab, untuk kemudian meminta masukan darinya.
Pada hari ini, Ijtima Ulama yang digelar oleh Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama, PA 212, dan Front Persaudaraan Islam merekomendasikan Anies-Cak Imin di Pilpres 2024.
Usai merekomendasikan, mereka akan mengirimkan utusan yang membawa pakta integritas kepada paslon nomor satu tersebut. Pakta integritas itu memuat 13 poin yang disetujui pada rapat di Ijtima Ulama.
Pakta integritas itu lahir usai para peserta Ijtima Ulama menggelar rapat tertutup selama kurang lebih sebelas jam.
Anies dan Cak Imin sendiri sempat menghadiri pembukaan acara. Anies sempat memberikan pidato di hadapan peserta. Dalam pidatonya, Anies menyatakan ulama bukanlah musuh negara. Melainkan tempat mendapatkan nasehat dalam mengambil keputusan.
Turut hadir Ketua Majelis Syuro PA 212 Yusuf Martak, Sekretaris Dewan Syuro PA 212 Slamet Maarif, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin, hingga menantu mantan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab, Habib Muhammad Hanif Al-Attas.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan