Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Tahun Politik Saat Tepat Berinvestasi, Pelaku Properti di Bali Beber Alasannya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memasuki tahun politik, pelaku properti di Bali menilai justru sebagai momen tepat untuk berinvestasi.
CEO PropNex Indonesia, Luckyanto mengatakan hal ini karena kecenderungan setelah tahun politik berakhir, harga properti akan melonjak dari sebelumnya.
"Kami tetap optimis. Istilahnya investasi harus dijalankan saat Sunset. Jika investasi dijalankan saat sunrise sudah ketinggalan. Jadi, investasi properti tepat dilakukan saat ini dan kecenderungan harga nantinya akan naik 2 kali lipat beberapa tahun ke depannya," jelasnya, Senin (11/12/2023).
Menurutnya, investasi lebih baik dilakukan saat kondisi krisis karena jika investasi dilakukan saat perkembangan properti naik maka akan kehilangan kesempatan.
"Ya, justru saat krisis investasi di bidang properti karena jika sudah bom (naik-red) kita malah ketinggalan," ujarnya.
Dari pengamatannya, investor asing khususnya dari negara Cina dan Rusia sangat banyak melirik Bali sebagai tempat berinvestasi properti.
Sedangkan untuk wilayah di Bali yang diburu investor luar negeri seperti di daerah Sanur dan Kuta. Melihat peluang tersebut, pihaknya perusahaan membuka dua kantor Cabang di Bali menjelang akhir tahun.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3800 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1470 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1456 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1406 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1307 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun