Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jadwal Tutup Operasional Perbankan di Bali Saat Nataru
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Bank Indonesia Bali menginformasikan jadwal operasional perbankan mulai dari aktivitas layanan tunai maupun non tunai.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali, Erwin Soeriadmadja mengatakan operasional warkat debit di kantor Perwakilan bank Indonesia Provinsi Bali ditiadakan pada 25-26 Desember 2023 dan 1 Januari 2024.
"2 Januari 2024 transaksi dengan sistem BI-RTGS baru akan kembali diadakan. Serta operasional BI Fast Payment normal 24 jam dan bisa diakses melalui channel yang disediakan bank," kata dia kepada awak media di Denpasar, Rabu (20/12/2023).
Dia menjelaskan bahwa, layanan perbankan lainnya dengan basis elektronik (mobile banking, internet banking atau QRIS) bisa tetap berjalan seperti biasa. Ia mengaku operasional transaksi tunai berupa setor atau penarikan perbankan pada 28-29 Desember 2023, dan 1 Januari tidak beroperasi.
"Penukaran uang rusak, klarifikasi rupiah yang diragukan keasliannya ditutup sementara sejak tanggal 15 Desember 2023. Sementara layanan pembelian uang rupiah bersambung ditutup sementara sejak 12 Desember 2023," ungkap dia.
Dirinya membeberkan pelayanan kas akan kembali dibuka usai libura Natal dan Tahun Baru 2024 yakni tanggal 2 Januari 2024 pukul 08.30-12.00 Wita. Kegiatan pelayanan yang akan berlaku yaitu, penukaran uang rusak setiap hari Kamis, pembelian rupiah bersambung setiap hari Senin, dan layanan klarifikasi uang rupiah yang diragukan keasliannya setiap hari selasa dan Kamis.
Dalam kesempatan itu, Erwin mengimbau kepada masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan melalui tunai ataupun non tunai dengan terus menerapkan 3D yaitu dilihat, diraba dan diterawang. Menurut dia hal itu bisa meminimalisir adanya peredaran uang palsu di lingkungan masyarakat.
"Uang juga jangan dilipat, dicoret, distapler, dibasahi dan diremas. Berhati-hatilah masyarakat dalam bertransaksi baik tunai atau non tunai," pungkas dia. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan