Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Elite TKN Dengar Kabar Maruarar Sirait Akan Gabung Partai Pendukung 02
beritabali.com/cnnindonesia.com/Elite TKN Dengar Kabar Maruarar Sirait Akan Gabung Partai Pendukung 02
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Meutya Hafid menyebut Maruarar Sirait alias Ara akan bergabung dengan salah satu partai di koalisi pendukung paslon 2 di Pilpres 2024.
Meutya mengaku telah mendengar informasi tersebut. Dia tidak menyebut partai yang dimaksud. Namun, dia memastikan Ara tak bergabung dengan Golkar.
"Saya dengar mungkin ke tempat lain, tapi masih ya baru dengar-dengar aja ... yang pasti dalam satu koalisi [TKN]," ucap Meutya di kompleks parlemen, Selasa (16/1).
Meutya menyebut arah dukungan Ara sudah terlihat dari pernyataannya usai keluar dari PDIP. Ara saat itu sempat menyatakan bakal mengikuti langkah Presiden Jokowi.
Pernyataan Ara, dinilai Meutya, bisa dibaca sebagai kemungkinan merapat ke Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran.
"Kalau gitu sinyalnya udah klir ya ke arah mana dukungannya. Tapi, apakah akan masuk secara resmi di TKN itu kita belum tahu, nanti kita lihat. Kalau komunikasi resmi, sih, saya rasa belum ada," kata Meutya.
Maruarar mengaku keputusannya mundur dari PDIP karena ingin mengikuti langkah Presiden Jokowi, meski hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyatakan Presiden bukan lagi kader partai Banteng.
Ara adalah salah satu politikus PDIP yang bersinar pada awal 2000-an. Sebagai anggota DPR saat itu Ara dikenal vokal terhadap pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
DNA PDIP di keluarga Ara juga kental. Ayahnya, Sabam Sirait, adalah salah satu pendiri PDIP.
Pada masa pemerintahan pertama Presiden Jokowi, Ara sempat diisukan bakal mendapat jatah menteri di kabinet namun gagal.
"Saya ucapkan terima kasih ke Bu Mega. Sudah izinkan saya berbakti kepada PDIP. Dan saya berdiskusi dengan keluarga terdekat. Saya memutuskan untuk pamit dari PDIP hari ini," katanya di kantor DPP PDIP, Senin (15/1) malam usai menyerahkan KTA.
Terima kasih dari Puan
Sementara itu Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyampaikan terima kasih kepada Ara usai memutuskan mundur dari partai.
Puan mengapresiasi kebersamaan Ara selama di partai. "Terima kasih selama ini sudah bersama dengan PDIP," kata Puan, Selasa.
Puan tidak menjawab saat ditanya komunikasi terakhir Ara dengan PDIP sebelum memutuskan mundur.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan