Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ganjar-Mahfud Siap Bahas Kasus Wadas di Debat Pilpres Keempat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Calon presiden nomor urut 03 Ganjar Pranowo menyatakan siap membahas konflik Wadas di debat pilpres keempat yang akan diselenggarakan nanti malam, Minggu (21/1).
Menurut Ganjar, ajang debat pilpres keempat nanti sekaligus dapat menjadi klarifikasi terkait permasalahan di Wadas yang kerap dikaitkan dengan Ganjar.
"Sebaiknya dibahas. Ini akan jadi ajang klarifikasi," ujar Ganjar melalui keterangan resmi yang diterima oleh CNNIndonesia.com, Minggu (21/1).
Ganjar menegaskan, proyek yang dipermasalahkan adalah mandat langsung dari Presiden Joko Widodo melalui Proyek Strategis Nasional (PSN).
Ia menolak jika pertanggungjawabkan penambangan batu di Wadas adalah proyek provinsi Jawa Tengah yang dipimpinnya sebelum mencalonkan diri sebagai capres. Namun, Ganjar memastikan bakal tetap menyikapi permasalahan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab.
"Proyek yang menjadi akar persoalan merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo," cetus Ganjar.
"Saya selesaikan meskipun itu bukan program Pemprov. Karena kami dilatih bertanggung jawab. Dan selesai. Insyaallah selesai," sambungnya.
Ganjar mengatakan, penuntasan kasus Wadas harus memprioritaskan dialog dengan warga. Ia juga mengajukan permohonan maaf kepada warga dan mengimbau untuk bermusyawarah dalam menuntaskan problem terkait.
"Dialog, menurut saya, menjadi sesuatu yang penting agar seluruh kekuatan yang ada di sana, agar seluruh kelompok yang ada di sana bisa duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan," ungkap Ganjar.
Kepada rakyat di sekitar Wadas, ia berharap agar tidak adanya sikap "saling menyakiti hati perasaan warga." Ia berharap usai rakyat mendapatkan uang ganti rugi, kompensasi tersebut dapat ditukar menjadi "tanah atau rumah pengganti."
Sementara itu, dalam keterangan yang sama, cawapres paslon 03 Mahfud MD memastikan tidak ada pelanggaran HAM yang terjadi dalam penanganan konflik Wadas.
Menurut Mahfud, Komnas HAM telah memberikan konfirmasi bahwa seluruh prosedur terkait proyek di Wadas telah dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
"Laporan Komnas HAM yang resmi, tertulis, dan diumumkan ke publik dengan tegas menyebutkan Wadas itu tidak ada pelanggaran HAM," kata Mahfud.
"Kalau tidak percaya, tanya saja ke Komnas HAM," imbuhnya.
Senada dengan Ganjar, Mahfud juga sangat terbuka apabila permasalahan konflik Wadas dapat dibahas dalam debat pilpres keempat.
"Silakan saja kalau mau dibahas dalam debat nanti. Memang kenapa kalau mau ditanya? Bagus juga," kata Mahfud.
Debat keempat akan dilaksanakan pada Minggu, 21 Januari 2024 mendatang. Pada debat ini, para cawapres, yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD yang bakal unjuk gigi.
Tema debat yang diusung adalah pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.
Sebelumnya warga Wadas yang tergabung dalam Gempa Dewa atau Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas sejak awal sudah menolak lokasi tambang di Wadas karena mengancam pekerjaan warga sebagai petani.
Aktivitas tambang di perbukitan bagian atas dinilai berpotensi memicu bencana seperti banjir, tanah longsor, dan hilangnya sumber air.
Dengan kondisi yang telah disuarakan itu, pemerintah tetap tak bergeming dan terus memaksa warga menyerahkan tanahnya untuk areal tambang seluas 114 hektar.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan