Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
AHY Ungkap Prabowo Minta Siapkan Kader Demokrat Untuk Jadi Menteri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Presiden terpilih Prabowo Subianto sudah meminta menyiapkan kader terbaik Demokrat untuk menjadi menteri di kabinet pemerintahan mendatang.
"Bapak [Prabowo] juga sudah memerintahkan kepada saya, untuk menyiapkan sejumlah kader terbaik Partai Demokrat, yang akan membantu Bapak di kabinet dan pemerintahan mendatang," kata AHY di sela acara buka bersama di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (27/3).
AHY menyebut partainya bertekad membantu pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Demokrat menurutnya akan berupaya menunaikan janji-janji kampanye Prabowo-Gibran.
"Sebaliknya, kami tidak ingin mengganggu fokus Bapak dalam menyusun program kerja mendatang," ujarnya,
AHY senang kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024 membuat Demokrat kembali berada di dalam pemerintahan. Dengan demikian, Demokrat akan lebih leluasa memperjuangkan harapan rakyat.
"Selain tentu atas perkenan dan kehendak Bapak Presiden Joko Widodo. kembalinya Partai Demokrat ke pemerintahan nasional saat ini, juga atas dukungan dan dorongan Bapak Prabowo Subianto," ujar Menteri ATR/BPN itu.
Demokrat merupakan partai pengusung Prabowo di Pilpres 2024 yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) bersama Gerindra, Golkar, PAN, PSI, PBB, Garuda, dan Gelora.
Pembahasan kursi menteri pemerintahan Prabowo-Gibran selaku presiden dan wapres terpilih sudah muncul dalam beberapa waktu terakhir. Golkar diprediksi menjadi partai dengan kursi menteri terbanyak.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto secara spesifik meminta lima kursi di kabinet. Pernyataan itu disampaikan Airlangga saat bertemu para ketua Golkar di tingkat daerah di Bali pada Jumat (15/3) lalu.
Sementara Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku tak meminta jatah menteri dalam jumlah tertentu di pemerintahan Prabowo. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan