Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pertamina Siap Jaring Karya Jurnalistik Terbaik
Anugerah Jurnalistik Pertamina 2024 Dibuka
BERITABALI.COM, JAKARTA.
PT Pertamina (Persero) kembali membuka Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2024 dan siap menerima karya jurnalistik terbaik dari insan media Indonesia.
Peresmian dimulainya AJP 2024, dipadu dengan kegiatan Coaching Clinic AJP 2024 yang menghadirkan Dewan Juri Nasional, Maman Suherman serta Pemenang Best of The Best AJP. Rangkaian acara ini berlangsung secara hybrid di Jakarta, Rabu 31 Juli 2024.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan AJP 2024 merupakan event jurnalistik tahunan dari Pertamina, sebagai apresiasi untuk Insan Media di seluruh Indonesia yang telah membuat karya jurnalistik berkualitas bagi publik. Selain itu, kompetisi tahunan ini juga dalam rangka menyambut ulang tahun Pertamina ke-67 pada bulan Desember.
“AJP merupakan apresiasi Pertamina kepada Insan Media di seluruh Indonesia yang telah mendukung kinerja positif Perusahaan dengan karya jurnalistik berkualitas,” ujar Fadjar.
Fadjar menambahkan, AJP tahun ini merupakan kompetisi jurnalistik Pertamina yang telah berjalan selama 21 tahun. AJP 2024 bisa diikuti oleh jurnalis cetak, online, elektronik serta jurnalis foto. Syaratnya, karya jurnalistik telah dipublikasikan di media massa pada rentang waktu satu tahun, sejak 6 November 2023 hingga 31 Oktober 2024.
Berbeda dari AJP sebelumnya, imbuh Fadjar, AJP tahun ini memiliki 8 kategori lomba yang terbagi menjadi 2 pilar yakni Bisnis dan Non Bisnis. Pilar Bisnis meliputi 4 Kategori Karya yakni Karya Tulis (Media Cetak dan Online), Karya Televisi, Karya Radio dan Karya Essay Foto. Begitu juga dengan Pilar Non Bisnis terbagi menjadi 4 kategori meliputi Karya Tulis (Media Cetak dan Online), Karya Televisi, Karya Radio dan Karya Essay Foto.
“Untuk Pilar Bisnis, rekan-rekan jurnalis media bisa menulis tentang kinerja dan operasional Pertamina dari hulu ke hilir, inovasi dan digitalisasi, transisi energi dan energi hijau, ekspansi bisnis dan sebagainya. Sedangkan, untuk Pilar Non Bisnis terkait Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau CSR, pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dukungan Pertamina pada olahraga dan lain-lain,” imbuh Fadjar.
Seleksi AJP 2024, lanjut Fadjar, akan dilakukan secara berjenjang di 10 teritori mulai Aceh hingga Papua. Para pemenang akan mendapatkan hadiah piagam dan uang ratusan juta rupiah serta kursus singkat di luar negeri bagi pemenang Best of The Best.
“Seluruh karya AJP akan dinilai oleh Dewan Juri yang kredibel dan profesional di bidang masing-masing secara objektif dan independen,” tandas Fadjar.
Dalam acara Kick Off AJP ini, Pertamina juga menghadirkan pemenang Best of The Best pada AJP sebelumnya untuk berbagi pengalaman kepada para insan media yang hadir secara offline dan online dari seluruh Indonesia. Pengalaman memenangkan lomba hingga meraih kursus singkat di luar negeri menjadi motivasi bagi insan media untuk mengikuti AJP 2024.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5888 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan