Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Musna Siap Tarung di Garis Depan, 'All Out' Dukung Sumardi Maju Pilkada Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sejumlah pentolan dan kader militan DPD Golkar Karangasem menyatakan sikapnya untuk mendukung sepenuh hati langkah I Nengah Sumardi maju sebagai Calon Bupati Karangasem pada Pilkada bulan November 2024 mendatang.
Menariknya, dukungan tersebut juga disampikan secara langsung oleh I Nyoman Musna Antara. Seperti diketahui, sosok anggota DPRD asal Kubu ini sempat mengguncang peta politik Gumi Lahar atas langkahnya yang menyatakan diri akan maju pada Pilkada Karangasem.
"Pak ketua, mohon perjuangkan satu - satunya kader kita Pak Nengah Sumardi yang ikut berproses agar beliau bisa mendapat rekomendasi dari Golkar, Kami ingin perubahan karena selama ini apa yang kami perjuangkan seperti perbaikan jalan di Kubu selalu dikandaskan. Saya siap all out mendukung, sekalian tarung ya tarung dan saya siap tarung di garis depan," kata Musna Antara, Minggu (4/7/2024).
Senada dengan Musna, hal yang sama dilontarkan Komang Sartika, sebagai kader Golkar yang berjuang membangun dan membesarkan Golkar di Kecamatan Kubu, ia secara gambalang berharap agar calon bupati yang direkoemendasikan nantinya benar - benar memiliki darah Golkar sejati.
Ia menilai, Partai Golkar Karangasem tidak kekurangan SDM yang mumpuni dan mampu menjadi seorang pemimpin yang baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap dua nama kader terbaik Golkar yaitu I Nengah Sumardi dan I Nyoman Musna Antara bisa diperjuangkan untuk mengamankan rekomendasi calon Bupati Karangasem dari Partai Golkar.
"Kami titip dua kader Golkar karangasem tolong perjuangkan calon bupai yang betul betul berdarah Golkar, baik itu Sumardi atah Musna kita akan dukung all out. Jadi tolong diperjuangkan ke dua kader itu, kami siap mendukung hidup dan mati," tegas Sartika.
Sementara itu, adanya manuver politik yang dilakukan oleh Musna sebelumnya, menurut Sartika itu dilakukan karena ia dan Musna merasa prihatin dan tidak ingin orang diluar Golkar justru menentukan nasib para kader, juga skaligus untuk menyadarkan bahwa Partai Golkar tidak kekurangan SDM yang mumpuni.
"Awalnya Musna tidak mau, kemudian melihat perkembangan dan situasi akhirya tergugah hatinya untuk menyatakan sikap sekaligus menunjukkan bahwa Golkar punya SDM yang mumpuni," tandasnya.
Terkait dengan rekomendasi Pilkada, Ketua DPD Golkar Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan mengaku masih menunggu keputusan dari DPP. Ia memperkirakan rekomendasi akan turun secara bertahap terutama di Bali melihat perkembangan politik yang cukup dinamis.
"Kita masih menunggu, kemungkinan rekomendasi turun bertahap dari DPP," tandas Setiawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan