Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Biden Respons Santai Ancaman Perang Putin
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden merespons santai ancaman perang Presiden Rusia Vladimir Putin. Biden malah mengatakan dia tak terlalu memikirkan Putin.
"Saya tidak terlalu memikirkan Vladimir Putin," kata Biden seperti dilansir dari AFP.
Biden mengatakan hal ini saat bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Gedung Putih, Jumat (13/9) waktu setempat.
Dua sekutu dekat ini bertemu untuk membahas perlu tidaknya mencabut pembatasan penggunaan senjata yang dipasok Barat terhadap Ukraina.
Sebelumnya Putin mewanti-wanti AS dan sekutunya yang tergabung dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Putin meminta AS dan sekutunya untuk tidak mencari gara-gara menantang perang terkait izin penggunaan senjata jarak jauh oleh Ukraina yang bisa dipakai untuk menyerang Rusia.
"Ini artinya negara anggota NATO, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, mau berperang lawan Rusia," kata Putin ke awak media pada Kamis (12/9), dikutip dari CNN.
Dia lalu berujar, "Dan jika memang demikian, maka, dengan mempertimbangkan perubahan esensi konflik, kami akan mengambil keputusan yang tepat dalam menanggapi ancaman yang akan ditujukan kepada kami."
Putin juga menyinggung kemungkinan keterlibatan personel NATO secara langsung dalam perang.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina, NATO mengerahkan penasihat dan instruktur militer ke negara Ukraina. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan