Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Polda Bali Imbau Wisatawan Pakai Google Map Hindari Jalur Rawan Macet
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polda Bali melalui Kabid Humas Kombespol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan hindari ancaman bencana alam, menjelang libur perayaan Natal 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Menurut Kombes Jansen, sebagai destinasi wisata terkenal di dunia, Pulau Bali sampai saat ini masih sangat diminati wisatawan asing dan domestik. Bahkan, diperkirakan hampir 2,8 juta wisatawan akan berlibur di Bali jelang Nataru.
"Sampai saat ini masih ada pergerakan transportasi yang luar biasa dari satu tempat ke tempat lain untuk para wisatawan yang berlibur di Bali," bebernya, pada Kamis 19 Desember 2024.
Pergerakan transportasi tersebut tentunya akan menimbulkan gangguan kamtibmas terutama kemacetan arus lalu lintas di beberapa wilayah. Seperti Kuta, Kuta Utara, Kuta Selatan, Badung, Sanur, Sanggaran, Sesetan, Ubud, Sukawati, Tampaksiring, Tegallalang, Gianyar hingga jalur menuju ke Bedugul, dan Kintamani, Bangli.
Untuk mengantisipasi gangguan kamseltibcarlantas tersebut, Polda Bali dan jajaran telah menyiapkan strategi dengan menempatkan para personil lalu lintas yang terlibat dalam Operasi Lilin Agung 2024. Personel akan ditempatkan pada jalur-jalur dan lokasi destinasi wisata yang akan dilalui maupun dikunjungi para wisatawan.
Polda Bali mengimbau kepada masyarakat dan para wisatawan, agar menghindari jalur-jalur rawan macet dengan menggunakan aplikasi seperti “Google Map” dan sejenisnya sebelum berwisata ke lokasi tertentu. Hal ini guna memastikan situasi arus lalin yang akan dilalui lancar.
"Selalu utamakan keselamatan, patuhi peraturan dan petunjuk-petunjuk petugas kepolisian di lapangan saat berkendara untuk kelancaran dan keselamatan saat berkendara," beber mantan Kapolresta Denpasar.
Diterangkannya, dalam beberapa minggu terakhir ini, Bali mengalami cuaca sangat ektrem, hujan berkepanjangan disertai angin kencang dan petir. Apalagi terjadi bencana alam di beberapa lokasi seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang.
"Kami menghimbau kepada para wisatawan yang berlibur ke Bali agar menghindari berwisata ke lokasi rawan bencana, seperti pengunungan, sungai dan pepohonan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan