Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Diteror Ibu Mantan Pacar, Pelajar SMA di Buleleng Tewas Bunuh Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang pelajar di salah satu SMA di Kecamatan Banjar, Buleleng, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan selendang.
Diduga, korban mengalami tekanan setelah putus cinta dan mendapatkan teror dari ibu mantan pacarnya. Korban, KRP (20), ditemukan tewas tergantung di kusen pintu dapur rumahnya di Dusun Ideran, Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Buleleng, pada Senin (3/3/2025) sekitar pukul 17.00 WITA.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh seorang tetangga yang hendak memberi pakan ternak di sekitar rumah korban. Kapolsek Banjar, Kompol Dr. Gede Putu Semadi, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan bahwa pihaknya telah melakukan upaya penanganan.
"Saat saksi hendak memberi pakan ternak babi di kandang yang lokasinya dekat rumah korban lewat samping rumah korban dan saat melewati dapur, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di kusen pintu dapur dan selanjutnya saksi memanggil saksi yang lain untuk bersama-sama menurunkan korban," beber Kapolsek Semadi.
Berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Puskesmas Banjar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka akibat penganiayaan pada tubuh korban.
"Korban gantung diri menggunakan selendang warna hitam-putih yang diikat di kusen pintu dengan tumpuan kursi plastik. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket warna biru muda dan celana panjang warna hitam. Hasil pemeriksaan medis dan ciri-ciri yang ada pada korban dapat disimpulkan bahwa korban murni gantung diri. Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah," ungkap Kapolsek.
Sementara itu, terkait dugaan aksi teror yang dilakukan ibu dari mantan pacar korban, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk mempelajari pesan-pesan yang tersebar di WhatsApp dan media sosial.
Setelah dilakukan evakuasi, pemeriksaan medis, serta mendapat persetujuan dari pihak keluarga, jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan