Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Posko Aduan Penipuan Perumahan Dibuka di Polres Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Maraknya kasus penipuan perumahan dan kavling di wilayah Buleleng kini mendapat perhatian serius dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI.
Bersama Polres Buleleng, kementerian membentuk Posko Pengaduan Khusus yang mulai aktif sejak Rabu (11/6).
Direktur Pengendalian Risiko dan Pencegahan Korupsi (PRPK) Kementerian PKP RI, Brigjen Pol Budi Satria Wiguna mengatakan, pihaknya telah menerima sejumlah laporan dari warga Buleleng yang menjadi korban penipuan oknum pengembang. Laporan masuk melalui call center resmi kementerian.
Modus yang dilaporkan cukup beragam, mulai dari rumah yang dibeli namun sertifikat tak kunjung diterima karena digadaikan, hingga kasus rumah fiktif yang tidak pernah dibangun.
"Menindaklanjuti laporan ini, Menteri PKP Maruarar Sirait memerintahkan kami berkoordinasi dengan Polres Buleleng karena sudah mengarah pada tindak pidana," jelas Wiguna.
Ia menegaskan, Presiden RI Prabowo Subianto juga telah meminta agar kasus-kasus serupa segera ditindak demi melindungi masyarakat, khususnya kalangan berpenghasilan rendah. Ke depan, kementerian akan memperketat seleksi terhadap pengembang perumahan.
"Developer dengan kualitas buruk akan dicoret. Jika ada masyarakat yang merasa dirugikan, misalnya cicilan lunas tapi sertifikat tak diberikan, segera lapor ke kami atau ke Polres Buleleng," tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor, baik ke Posko Pengaduan di Polres Buleleng, maupun ke layanan call center 110 dan 081353009987.
"Kami siap menindaklanjuti setiap laporan," ujarnya.
Baca juga:
Waspada Penipuan! Bank BPD Bali Ajak Nasabah Mencegah dan Kenali Sejumlah Modus Kejahatan Digital
AKBP Widwan mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menangani satu kasus penipuan perumahan yang diduga dilakukan oleh seorang pengembang lokal. Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
"Nanti kalau sudah ada tersangkanya, akan kami rilis," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan