Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Badung Siap Jalankan Koperasi Merah Putih
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) secara daring dari Desa Kutuh, Kuta Selatan, Senin (21/7).
Peluncuran nasional ini disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Klaten, Jawa Tengah.
Program ini bertujuan memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi desa berbasis koperasi. Di Kabupaten Badung, seluruh 62 desa/kelurahan telah membentuk kelembagaan koperasi. Dua koperasi sudah beroperasi, yaitu Kopdes Merah Putih Kutuh dan Bongkasa Pertiwi.
"Di Badung semua Desa/Kelurahan yang jumlahnya 62 sudah terbentuk Kelembagaan Koperasi Merah Putih. Yang sudah operasional ada dua yaitu Kopdes Merah Putih Kutuh dan Bongkasa Pertiwi," jelas Bupati, didampingi Plt. Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan A.A. Ngurah Raka Sukadana.
Bupati Adi Arnawa mengapresiasi program pemerintah pusat dan berharap koperasi ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan swasembada pangan.
"Seiring dengan persiapan yang dilakukan, semua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Badung dapat beroperasi. Sehingga mampu memberdayakan masyarakat lokal dan kemandirian ekonomi di Desa/Kelurahan," terangnya.
Khusus Kopdes Merah Putih Kutuh, koperasi ini sudah memiliki 481 anggota dan menjalin kolaborasi dengan tujuh BUMN, menyediakan layanan mulai dari gerai sembako, simpan pinjam, LPG, pupuk non-subsidi, apotek desa, hingga gudang koperasi.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat gotong royong untuk membangun kekuatan ekonomi dari bawah.
"Pentingnya pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa melalui pendekatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong-royong, kekeluargaan dan saling membantu," terangnya.
Menteri Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa program ini bertujuan memberantas praktik rentenir dan tengkulak melalui koperasi modern berbasis digital. Dari 80.081 koperasi yang telah terbentuk, 108 sudah beroperasi, dan ditargetkan seluruhnya aktif dalam tiga bulan ke depan.
"Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi tonggak awal terbangunnya koperasi yang modern, efektif dan digital. Semangatnya adalah memotong rantai pasokan, memberantas rentenir dan tengkulak, pemberdayaan petani, nelayan, dengan prinsip gotong-royong dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mengikuti peluncuran secara daring dari Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal. Ia didampingi oleh para pejabat Pemkab Badung, tokoh masyarakat, dan mahasiswa KKN dari berbagai universitas.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan