Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Telkom Pulihkan Jaringan Pascabanjir, Fokus Recovery BTS Aceh
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama jajaran TelkomGroup hingga Sabtu (13/12) telah berhasil mengaktifkan kembali kantor Sentral Telepon Otomat (STO) Telkom di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, pascabencana longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Setelah pengaktifan STO, TelkomGroup kini memfokuskan upaya pada tahap pemulihan lanjutan, yaitu pengaktifan kembali sejumlah base transceiver station (BTS) yang terdampak. Di wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat, sekitar 90 persen BTS TelkomGroup telah kembali aktif. Sementara itu, Aceh masih menjadi perhatian utama dengan tingkat pemulihan BTS mencapai 50 persen.
“Di Aceh kerusakan terbesar BTS ada di sana. Kami fokuskan seluruh sumber daya yang ada di TelkomGroup untuk mempercepat recovery dari BTS yang ada di Aceh ini, mudah-mudahan 75% coverage di masing-masing kota bisa kami hidupkan lagi kurang lebih hari ini atau besok,” jelas Direktur Network Telkom, Nanang Hendarno, saat meninjau kondisi infrastruktur jaringan komunikasi kantor STO Telkom di Kecamatan Kuala Simpang, Sabtu (13/12).
Peninjauan infrastruktur tersebut turut didampingi EVP Telkom Regional I Sumatra, Dwi Pratomo Juniarto. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah lokasi infrastruktur lain di Pangkalan Brandan, Tanjung Pura, serta Tanjung Mulia di Sumatra Utara pada Minggu (14/12), guna memastikan kondisi jaringan secara menyeluruh.
Nanang menyampaikan, TelkomGroup mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki, tidak hanya dari Telkomsel, tetapi juga dari seluruh anak perusahaan, untuk mempercepat pemulihan BTS yang masih mengalami gangguan. Saat meninjau STO Telkom di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, ia menilai kondisi fasilitas masih membutuhkan pembenahan akibat genangan lumpur sisa banjir.
“Telkom berupaya memprioritaskan perbaikan layanan kepada pelanggan. Kami coba me-recovery services kepada customer lebih dahulu, ini prioritas utama Telkom,” tegas Nanang.
Dalam kunjungan di Kota Langsa, Nanang juga melihat langsung tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan layanan internet dan fasilitas charger gratis yang disediakan TelkomGroup di sejumlah titik access point (AP). Layanan tersebut sangat membantu warga di tengah kondisi listrik yang masih padam secara menyeluruh di wilayah tersebut.
“Terdapat beberapa AP yang sudah diaktifkan dan melihat animo masyarakat kami pikir perlu ditambahkan beberapa titik lagi, di samping juga memenuhi kebutuhan listrik akan perangkat gadget masyarakat,” ujar Nanang.
TelkomGroup berkomitmen menambah posko layanan internet dan charger gratis untuk memastikan kebutuhan akses komunikasi digital masyarakat tetap terpenuhi selama proses pemulihan infrastruktur berlangsung. Saat ini, kondisi perangkat jaringan di Kota Langsa dinilai sudah lebih baik dibandingkan dengan wilayah Kuala Simpang.
Seluruh tim teknis TelkomGroup terus mempercepat pemulihan layanan BTS di Aceh dengan target 75 persen cakupan BTS di masing-masing kota dapat kembali aktif pada Senin. Ke depan, fokus pemulihan akan lebih diarahkan ke wilayah Aceh, mengingat jaringan di Sumatra Utara dan Sumatra Barat relatif telah stabil.
Strategi pemulihan di Aceh dilakukan melalui pembangunan umbrella coverage yang mencakup satu kota atau kabupaten secara menyeluruh, agar layanan konektivitas dapat kembali dinikmati masyarakat secara luas. Meski demikian, proses recovery di sejumlah lokasi masih bergantung pada stabilitas pasokan listrik di wilayah terdampak.
Selain pemulihan jaringan, dalam rangkaian kunjungan kerja di Aceh dan Sumatra Utara, TelkomGroup juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa peralatan medis dan obat-obatan ke RS Adam Malik dan wilayah Aceh Tamiang. Bantuan tersebut meliputi serum anti tetanus, tabung oksigen beserta isinya, regulator, kursi roda, NRM oxygen mask, berbagai jenis obat-obatan, serta popok dewasa dan anak untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak bencana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5894 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4623 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2591 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2233 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2208 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan