Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BLK Jembrana Didorong Siapkan Tenaga Kerja Sambut PSN Pengambengan

Selasa, 20 Januari 2026, 16:54 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Humas Jembrana/BLK Jembrana Didorong Siapkan Tenaga Kerja Sambut PSN Pengambengan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menekankan pentingnya disiplin perencanaan dalam pelaksanaan program pembangunan daerah. Setiap kegiatan diminta memiliki batas waktu kerja yang jelas agar tidak berjalan tanpa arah.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan hal tersebut saat rapat koordinasi bersama Dinas Nakerprin dan Dinas KUP Jembrana, Selasa (20/1/2026). Ia mengingatkan, program tanpa tenggat waktu berpotensi mandek dan sulit dievaluasi.

Dalam arahannya, Bupati Kembang meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun perencanaan secara detail dengan melibatkan seluruh aparatur sipil negara. Perencanaan dimulai dari tahap persiapan, proses pelaksanaan, hingga target capaian yang terukur.

“Program harus dirancang lengkap, bukan sekadar berjalan. Harus ada kejelasan kapan dimulai, kapan selesai, dan apa output yang ingin dicapai,” ujarnya di ruang rapat Kantor Bupati Jembrana.

Didampingi Sekda Jembrana I Made Budiasa serta para staf ahli, Bupati Kembang menambahkan bahwa penetapan target waktu menjadi dasar penting dalam evaluasi kinerja perangkat daerah. Dengan adanya tenggat, progres program dapat dipantau secara berkala dan hambatan di lapangan bisa diantisipasi lebih dini.

Selain disiplin eksekusi, Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga. Ia meminta seluruh OPD bersinergi agar tidak terjadi tumpang tindih atau duplikasi program. “Program pemerintah harus bergerak sejalan, bukan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Pada rapat tersebut, perhatian khusus juga diberikan kepada Dinas Nakerprin, terutama terkait penguatan peran Balai Latihan Kerja (BLK) Jembrana. Bupati menilai BLK memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia lokal menghadapi peluang kerja baru.

Ia menyebutkan, sejumlah peluang diprediksi terbuka seiring rencana investasi di wilayah Pekutatan, seperti pembangunan lapangan golf, serta proyek strategis nasional Pelabuhan Pengambengan. Kondisi ini dinilai harus direspons dengan kesiapan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai kebutuhan industri.

“Peluang kerja itu harus ditangkap. BLK perlu melihat kebutuhan tenaga yang dibutuhkan agar masyarakat Jembrana siap bersaing. Termasuk program subsidi kredit PMI, perlu diperluas agar manfaatnya semakin besar bagi pencari kerja,” tutupnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami