Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BI Bali Siapkan Uang Tunai Rp3,3 Triliun Menjelang Nyepi dan Idulfitri 2026

Kamis, 19 Februari 2026, 23:44 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok BI Bali/BI Bali Siapkan Uang Tunai Rp3,3 Triliun Menjelang Nyepi dan Idulfitri 2026.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama perbankan di Bali menyelenggarakan Program SERAMBI 2026 pada 19 Februari hingga 13 Maret 2026. Program ini digelar untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah, khususnya pecahan kecil, menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.

Kick Off SERAMBI 2026 dilaksanakan Kamis, 19 Februari 2026, di Lapangan Bajra Sandhi, dan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemerintah Provinsi Bali I Wayan Ekadina, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, serta unsur Forkopimda. Kegiatan ini dirangkaikan dengan layanan penukaran uang dan program edukasi SERAMBI kepada masyarakat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa SERAMBI 2026 memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil yang meningkat menjelang dua hari besar keagamaan yang waktunya berdekatan.

“Terlebih Bali juga sebagai daerah wisata yang biasanya diikuti jumlah kunjungan yang meningkat disaat libur panjang hari raya, yang berarti pula ada tambahan kebutuhan uang pecahan kecil di masyarakat,” kata Erwin dalam keterangannya.

Secara nasional, Bank Indonesia memproyeksikan kebutuhan uang pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) meningkat sebesar 15,1 persen atau mencapai Rp185,6 triliun. Kebutuhan tersebut terdiri atas Uang Pecahan Besar (UPB) sebesar Rp164,3 triliun dan Uang Pecahan Kecil (UPK) sebesar Rp21,3 triliun.

Sementara itu, di Bali, kebutuhan uang kartal selama periode Februari–Maret 2026 diperkirakan meningkat 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dari Rp3,1 triliun pada 2025 menjadi Rp3,3 triliun pada 2026. Kebutuhan tersebut terdiri dari UPB sebesar Rp3,1 triliun dan UPK sebesar Rp236 miliar.

Untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang masyarakat, Bank Indonesia dan perbankan menyediakan layanan penukaran di 43 titik dengan total 169 layanan di seluruh wilayah Bali. Kuota penukaran disiapkan sebanyak 22.286 paket, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang secara daring melalui aplikasi PINTAR di situs pintar.bi.go.id agar layanan lebih tertib dan terjadwal.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemerintah Provinsi Bali, I Wayan Ekadina, menyampaikan apresiasi atas sinergi Bank Indonesia dan perbankan dalam mendukung kelancaran kebutuhan uang masyarakat selama HBKN.

”Layanan penukaran uang selama HBKN menunjukkan kebersamaan masyarakat Bali di tengah keberagaman budaya dan tradisi di Bali. Tingginya kebutuhan penukaran uang juga menunjukkan ekonomi Bali terus tumbuh secara berkesinambungan,” tegas Ekadina.

Pada kesempatan yang sama, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako secara simbolis kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan dilakukan secara non-tunai untuk meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran.

Dalam momentum Ramadan, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BPMD) Provinsi Bali turut menyalurkan 422 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, dilakukan penyematan selempang secara simbolis kepada perwakilan Yowana Bali dan Edukator Dewata sebagai bentuk penguatan peran generasi muda dalam edukasi Rupiah, digitalisasi pembayaran, dan perlindungan konsumen.

Rangkaian Kick Off SERAMBI 2026 ditutup dengan pelepasan Mobil Kas Keliling dari 12 bank di Bali. Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan penukaran resmi serta menghindari jasa penukaran uang tidak resmi, sekaligus mengoptimalkan transaksi pembayaran digital seperti mobile banking, uang elektronik, dan QRIS.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami