Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Prabowo Siapkan Pusat Finansial di RI, Bali Masuk Opsi
BERITABALI.COM, JAKARTA.
Pemerintah Indonesia tengah merancang langkah strategis untuk memperkuat daya tarik investasi dengan membentuk pusat finansial khusus di tengah dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa rencana pembangunan special financial center kini kembali menjadi prioritas nasional sebagai upaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi yang stabil dan kompetitif di tingkat global.
“Rencana kita mau bikin Special Financial Center. Kita lagi cari tempat,” ujarnya di dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Rabu (8/4).
Gagasan pembentukan pusat finansial ini sebelumnya juga telah diusulkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan selaku Ketua Dewan Ekonomi Nasional, dengan Bali disebut sebagai salah satu lokasi potensial yang dinilai memiliki daya tarik global.
Baca juga:
Bali dan IKN Dipilih Jadi Opsi Family Office
Dalam pandangan pemerintah, kondisi dunia yang dilanda konflik dan ketegangan justru membuka peluang bagi Indonesia untuk tampil sebagai negara yang aman dan stabil bagi arus investasi internasional.
Fenomena meningkatnya kehadiran warga asing, termasuk dari Rusia dan Ukraina ke Bali sejak konflik 2022, menjadi salah satu indikator kuat bahwa Indonesia kian dilirik sebagai tempat yang aman untuk tinggal sekaligus berinvestasi.
Selain itu, perubahan arah aliran modal global akibat ketegangan di kawasan Timur Tengah turut memperbesar peluang Indonesia untuk menjadi tujuan utama penanaman modal asing.
“Ternyata, sekarang uang-uang yang di Timur Tengah, dia mau kemana? Negara mana yang tidak perang sekarang?Indonesia salah satu yang paling diminati,” kata dia.
Presiden menilai momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal melalui kebijakan yang tepat guna mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah dalam mengelola potensi tersebut dengan kerja keras dan perencanaan yang matang agar Indonesia mampu bersaing di kancah global.
“Intinya adalah, kita sangat banyak potensi. Tapi ini juga, yang saya katakan, membuat kita sekarang harus lebih keras, bekerja lebih teliti,” tutup dia. (sumber: garuda.tv)
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5894 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4623 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2591 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2233 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2208 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan