Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Disenggol Truk, Bendesa Adat Samsaman Tewas
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Apes menimpa A.A Made Mara (65) Bendesa Adat Samsaman, Banjar Dinas Samsaman Kaja, Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat. Ia tewas mengenaskan saat sepeda motornya disenggol truk di Jalan Jurusan Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Banjar Babakan, Desa Selemadeg, Kamis (6/5) .
Kecelakaan yang menewaskan korban itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita , korban tewas karena mengalami patah tulang leher, pendarahan dari hidung dan telinga serta kepala belakang pecah.
Kasatlantas Polres Tabanan AKP IGM Punia mengatakan, sebelum kejadian korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra DK 2732 (plat merah) meluncur dari barat jurusan Gilimanuk-Denpasar .
Tiba di TKP korban yang hendak belok kanan menuju jurasan Serampingan. Namun dari arah yang sama yakni Gilimanuk –Denpasar tiba–tiba datang truk dengan nomor polisi N 8432 TA yang dikemudikan oleh Purwanto (42) asal Pasuruan Jawa Timur.
Saat itu truk yang dikemudikan Purwanto menyalip truk yang ada di depannya. Namun lacur menyalip tersebut korban kena senggol pantat truk yang mengakibatkan korban terpental di aspal. Benturan keras itu membuat korban tak sadarkan diri.
Korban mengalami luka parah dia mengalami patah tulang leher, pendarahan dari hidung dan telinga, serta kepala belakang pecah. Nyawa korban pun tidak dapat ditolong karena keburu menghembuskan napasnya yang terakhir.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan