Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
DPRD Badung Soroti Rumitnya OSS, Usul Bentuk Klinik Perizinan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Proses pengurusan izin usaha yang dinilai masih rumit, terutama melalui sistem Online Single Submission (OSS), kembali menjadi perhatian di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut memunculkan kritik terhadap pelayanan pemerintah daerah kepada investor maupun pelaku usaha yang selama ini berkontribusi besar terhadap pembangunan dan pendapatan daerah.
Sorotan itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Puspa Negara, saat mengikuti diskusi bersama sejumlah tokoh asosiasi dan praktisi pariwisata pada Minggu (14/6/2026).
Dalam forum tersebut, Puspa Negara menilai pemerintah daerah perlu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada dunia usaha sebagai bentuk timbal balik atas kontribusi yang telah diberikan para pelaku usaha kepada daerah.
“Kalau dari kami di DPR melihat, 10 persen asetnya sudah diberikan kepada pemerintah daerah. Artinya, kami di Pemerintah Kabupaten Badung sudah memiliki aset 10 persen di usaha Bapak Ibu. Lalu, apa pelayanan pemerintah kepada pengusaha?,” terangnya dalam kesempatan tersebut belum lama ini di Badung.
Menurutnya, para investor dan pelaku usaha telah berperan besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun aset pemerintah. Karena itu, pelayanan perizinan yang cepat, mudah, dan responsif menjadi hal yang penting untuk terus diperbaiki.
DPRD Dorong Percepatan Penyelesaian Persoalan Perizinan
Puspa Negara juga mengapresiasi komitmen para pelaku usaha yang tetap memilih berinvestasi di Badung meski masih menghadapi berbagai tantangan dalam proses birokrasi perizinan.
Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya menampung aspirasi, tetapi juga segera menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha.
“Saya berterima kasih kepada seluruh yang hadir dan inisiator dari FGD ini. Saya berharap nanti Bupati, Ketua DPRD, dan unit teknis secara panelis hadir di tengah-tengah kita, sehingga persoalan-persoalan ini bisa segera dieliminasi,” paparnya.
Dalam diskusi tersebut, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bali turut mengusulkan pembentukan Klinik Guidance atau klinik bimbingan perizinan. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pendampingan bagi pelaku usaha dalam memahami serta menyelesaikan proses perizinan melalui sistem OSS yang masih dianggap kompleks oleh sebagian masyarakat.
Usulan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif di Kabupaten Badung.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan