Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Koster Buka Kompetisi Keamanan Siber Internasional C2C-CTF 2026
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bali menjadi tuan rumah Kompetisi Keamanan Siber Internasional Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026 yang mempertemukan 81 peserta dari 13 negara. Kompetisi tersebut resmi dibuka Gubernur Bali Wayan Koster di Hotel Padma Resort, Legian, Kuta, Selasa (11/8/2026).
Pembukaan kompetisi ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Koster di hadapan sejumlah undangan. Ajang global tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Agustus 2026.
Kompetisi C2C-CTF 2026 diselenggarakan Universitas Indonesia (UI) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di bawah naungan International Cyber Security Center of Excellence (INCS-CoE).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan Cyber Security Center of Excellence yang dibangun melalui kerja sama hibah Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Program tersebut telah berjalan selama enam tahun dengan UI sebagai pelaksana dan Kemkomdigi sebagai mitra pemerintah dalam pengembangannya.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar dalam sambutan yang disampaikan secara daring menyebut C2C-CTF 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat kapasitas talenta siber nasional sekaligus memperluas kolaborasi internasional.
Perkembangan geopolitik dunia membuat ancaman dan serangan siber semakin kompleks serta tidak mengenal batas negara. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber daya manusia di bidang keamanan siber menjadi kebutuhan penting.
Alexander menilai pengembangan talenta menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan siber nasional. Karena itu, Kemkomdigi mendukung kompetisi tersebut sebagai wadah bagi mahasiswa dan peneliti keamanan siber dari berbagai negara untuk bertukar pengetahuan sekaligus menguji kemampuan teknis menghadapi berbagai skenario ancaman digital.
Rektor Universitas Indonesia Prof. Heri Hermansyah melalui sambutan yang disampaikan lewat tayangan video turut menyambut pelaksanaan C2C-CTF 2026. UI juga menyatakan kebanggaannya dapat berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Sebanyak 81 peserta dari 13 negara mengikuti kompetisi ini. Negara yang berpartisipasi yakni Indonesia, Jepang, Australia, Hong Kong, Singapura, Bangladesh, Kamboja, Inggris, Kazakhstan, Laos, Filipina, Spanyol, dan Amerika Serikat.
Peserta berasal dari sejumlah perguruan tinggi dunia, di antaranya University of Cambridge, Keio University Jepang, Royal Holloway University of London, Edith Cowan University Australia, The University of Melbourne, Cambodia Academy of Digital Technology, National University of Laos, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia.
Baca juga:
Koster Dorong Bali Jadi Hub Ekspor Nusantara
Indonesia menjadi tuan rumah C2C-CTF 2026 melalui Universitas Indonesia dengan menggandeng Universitas Udayana sebagai mitra pelaksana di Bali.
Penyelenggaraan C2C-CTF 2026 di Bali menjadi capaian penting dalam perjalanan kompetisi tersebut. Sebelumnya, ajang ini telah digelar di sejumlah universitas terkemuka dunia.
Beberapa di antaranya Royal Holloway University of London, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Keio University Jepang, Edith Cowan University Australia, dan Northeastern University di Boston.
Dengan mempertemukan talenta keamanan siber dari berbagai negara, C2C-CTF 2026 menjadi ruang kolaborasi sekaligus pengujian kemampuan menghadapi ancaman digital yang terus berkembang.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan