Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
Penggerebekan Pabrik Narkoba di Canggu: 3 WNA Dibekuk, Produksi Ganja dan Ekstasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek sebuah vila wilayah Canggu, Badung yang disinyalir sebagai dua clandestine lab atau laboratorium rahasia terkait narkoba.
Dalam penggerebekan tersebut sebanyak tiga warga negara asing (WNA) ditangkap.
Baca juga:
Pabrik Narkoba Diduga Ada di Bali
"Iya benar," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa saat dikonfirmasi, Sabtu, 4 Mei 2024.
Namun, Mukti belum merinci detail asal warga asing itu dan perannya. Dia akan menyampaikan lengkap lewat konferensi pers nanti.
"Nanti lengkapnya tunggu rilis ya. Masih dikembangkan juga," ujar jenderal bintang satu itu.
Mukti juga belum menjelaskan sejak kapan pabrik narkoba itu beroperasi. Dia hanya menyebut pabrik itu memproduksi dua jenis narkoba.
"Ganja dan ekstasi," ungkapnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan juga membenarkan penggerebekan pabrik narkoba ini. Namun, dia juga belum bisa menjelaskan detail pembongkaran kasus ini.
"Benar ada, sementara masih dikembangkan dan didalami oleh tim dari Dit Narkoba Bareskrim Polri," beber dia. (sumber: metrotvnews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4619 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2422 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2077 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1677 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1119 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun