Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Testimoni Pemerhati Cokelat Saat Mengunjungi Rumah Produksi Bersama Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rumah Produksi Bersama (RPB) yang memproduksi cokelat dari biji kakao petani Jembrana semakin menarik perhatian penggemar cokelat. Biji kakao Jembrana dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Seperti yang dilakukan seorang pemerhati cokelat dari Tangerang, Pratiwi mengunjungi RPB di Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Senin (5/8/2024).
"Biji kakao Jembrana terkenal berkualitas tinggi di pasar Eropa, meski selama ini dominan dari Amerika Latin," ujarnya.
Pratiwi menghubungi koperasi pengelola RPB untuk menyaksikan langsung proses produksi dari awal hingga akhir. "Proses produksinya efektif dan efisien, serta menyerap tenaga kerja lokal," tambahnya.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba menjelaskan bahwa pembangunan RPB cokelat adalah upaya meningkatkan potensi pertanian Jembrana, khususnya kakao.
"Kakao Jembrana dikenal dunia sebagai biji berkualitas terbaik, sehingga harus dikelola dengan baik dari hulu ke hilir," terangnya.
Pemerintah Pusat mendukung langkah Bupati Tamba dengan mengalokasikan anggaran dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk RPB. Selain itu, Pemkab Jembrana menjalin kerja sama dengan Puslit Kopi & Kakao Indonesia melalui MoU yang ditandatangani Bupati Tamba dan Kepala Puslit Kopi & Kakao Indonesia, Dini Astika Sari, pada 2022.
Produk cokelat dari kakao Jembrana sudah diterima pasar dengan baik, menunjukkan keberhasilan Pemkab Jembrana dalam mengembangkan komoditi unggulan ini. Atas prestasinya, Jembrana telah meraih sejumlah penghargaan.
Bupati Tamba berkomitmen menjadikan kakao sebagai produk unggulan Jembrana. "Bukan hanya sebagai produk mentah, tetapi juga produk olahan cokelat dengan nilai jual lebih tinggi," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan