Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dua Kampung Nyaris Bentrok

Senin, 23 November 2009, 14:45 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Dua kampung di Kota Singaraja nyaris bentrok akibat dipicu pemuda mabuk. Dua kelompok pemuda dari Kelurahan Kampung Anyar dan Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Buleleng telah berkumpul di tapal batas wilayah.

Dua kelurahan di Kecamatan Buleleng, Kelurahan Kampung Anyar dan Kelurahan Kampung Bugis nyaris bentrok.


Hingga Senin (23/11) polisi masih terlihat berjaga-jaga mengantisipasi hal yang tidak diinginkan di perbatasan kedua Kelurahan itu.


Peristiwa akibat ulah seorang pemuda dari Kelurahan Kampung Anyar, Komang Yudi Harianto (28) berawal usai melakukan pesta minuman keras di salah satu kerabatnya di Kampung Anyar.


Dalam kondisi setengah mabuk, Yudi Harianto mendatangi beberapa pemuda Kampung Bugis yang berada di sebuah Pos Kamling.

Lantaran membawa sepeda motor dengan menggeber gas dan menantang pemuda Kampung Bugis, Yudi Harianto dikurung sejumlah pemuda. Namun ia bisa melarikan diri.

“Saya ke sana hanya ingin menanyakan siapa yang mengeroyok sepupu saya tiga hari yang lalu, kenyataannya saya dikurung sejumlah orang dan mau mengeroyok saya, sehingga saya melarikan diri,” ungkap Komang Yudi Harianto saat diamankan ke Mapolsektif Kota Singaraja.

Setelah peristiwa tersebut, beberapa pemuda Kampung Anyar berkumpul. Demikian juga dengan pemuda dari Kampung Kajanan.


”Berkat kesigapan anggota kita semua dapat diantisipasi, sehingga kedua kelompok pemuda langsung kita bubarkan,” ujar Kapolsektif Kota Singaraja, AKP. Putu Juen.

Dari peristiwa ini polisi mengamankan Komang Yudi Harianto. Saat berada di lokasi peristiwa, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa batu yang diduga digunakan untuk melempar rumah warga dan took di Kampung Bugis. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami