Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
UN Bentuk Penyiksaan Psikologis Bagi Siswa
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaksanaan Ujian nasional (UN) dinilai telah menjadi bentuk penyiksaan psikologis bagi siswa. Sebab pelaksanaan UN telah menyebabkan psikologi para siswa menjadi tertekan, padahal pelaksanaan UN sebelumnya ditujukan untuk mengukur kemampuan siswa.
Salah Seorang Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bali IDP Sudiarta dalam keteranganya di Renon (2/5/2013) menyatakan saat UN siswa dihadapkan pada buku-buku yang beragam, sedangkan jumlah soal yang muncul hanya 50 soal. Kondisi ini tidak jarang membuat siswa kebingungan hingga melakukan aksi bunuh diri akibat stress.
“memaksa diri bahkan faktanya gantung diri kalau tidak berhasil atau merasa dari awal tidak siap, saya lebih baik jerat leher saja, sudah pernah kita debatkan bahwa UN itu menyiksa anak-anak, yang dimau oleh apa? Criteria apa untuk UN?” tegas IDP Sudiarta.
Sudiarta berharap untuk pelaksanaan UN tahun depan, pelaksanaan pencetakan soal dilakukan di masing-masing daerah. Jika pemerintah pusat serius mengimplementasikan otonomi daerah seharusnya tidak perlu lagi ada kecurigaan akan adanya kecurangan jika soal UN di cetak di daerah.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan