Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
UN Bentuk Penyiksaan Psikologis Bagi Siswa
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaksanaan Ujian nasional (UN) dinilai telah menjadi bentuk penyiksaan psikologis bagi siswa. Sebab pelaksanaan UN telah menyebabkan psikologi para siswa menjadi tertekan, padahal pelaksanaan UN sebelumnya ditujukan untuk mengukur kemampuan siswa.
Salah Seorang Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bali IDP Sudiarta dalam keteranganya di Renon (2/5/2013) menyatakan saat UN siswa dihadapkan pada buku-buku yang beragam, sedangkan jumlah soal yang muncul hanya 50 soal. Kondisi ini tidak jarang membuat siswa kebingungan hingga melakukan aksi bunuh diri akibat stress.
“memaksa diri bahkan faktanya gantung diri kalau tidak berhasil atau merasa dari awal tidak siap, saya lebih baik jerat leher saja, sudah pernah kita debatkan bahwa UN itu menyiksa anak-anak, yang dimau oleh apa? Criteria apa untuk UN?” tegas IDP Sudiarta.
Sudiarta berharap untuk pelaksanaan UN tahun depan, pelaksanaan pencetakan soal dilakukan di masing-masing daerah. Jika pemerintah pusat serius mengimplementasikan otonomi daerah seharusnya tidak perlu lagi ada kecurigaan akan adanya kecurangan jika soal UN di cetak di daerah.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan