Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ormas Anas: KPK Pembohong Besar

jakarta

Sabtu, 21 Desember 2013, 08:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Jakarta. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dianggap sebagai pembohong besar. Hal itu menanggapi, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang tak kunjung ditahan karena alasan rumah tahanan (Rutan) KPK yang sedang penuh.

Semantara, KPK baru saja melakukan penahanan terhadap mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sebagai tersangka Pilkada Lebak, Banten. Penahanan Atut dapat dibilang cukup singkat pasca penetapan tersangka jika dibandingkan dengan Anas.

Demikian dikatakan Juru Bicara Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Tri Dianto, di Kantor PPI, Jakarta, Jumat (20/12/2013). Menurutnya, Abraham tidak konsisten dengan ucapannya.

"KPK ini 'mencla-mencle', tidak konsisten dengan ucapannya. Abraham Samad ini suka sekali bohong, Abraham pernah berkata akhir tahun 2013 Anas sebagai tersangka Hambalang akan ditahan, beliau mengatakan Rutan KPK penuh, tapi Ratu Atut kok ditahan," kata Tri, di Kantor Pergerakan Indonesia (PI), Jakarta, Jumat (20/12/2013).

Menurutnya, Abraham harus konsisten dalam menjabat di institusi tindak kejahatan korupsi. Karena sebagai aparat penegak hukum harus konsisten dalam menjalankan tugas dan ucapannya.

"Ini saya kira tidak konsisten dari Ketua KPK, penahanan Ratu Atut ini terlalu tergesa-gesa. Dalam pemberantasan korupsi ini lebih besar ambisi menahan daripada pemberantasan korupsi ini," tegas Anas.

Diketahui, Abraham Samad, mengaku tak kunjung menahan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum lantaran rumah tahanan (rutan) KPK sedang penuh.

"Saya belum tahu, jadi saya tidak bisa memastikan. Tapi Saya berusaha akan secepatnya. Problemnya tahanan di KPK saat ini lagi full," jelas Samad usai menghadiri acara Pekan Anti Korupsi di Istora Senayan, Jakarta bersama Wakapolri, Komjen Oegroseno pada Rabu (11/12/2013) lalu. [bbn/inilah]

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami